Medan (Satu Nusantara News) – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan,H. Ahmad Qosbi, mengatakan sampai dengan kedatangan Kelompok terbang (Kloter) 15 Debarkasi Medan, jemaah haji Sumatera Utara yang sudah kembali ke tanah air berjumlah 5.373 orang (63,45 persen) dan yang belum kembali berjumlah 2.968 orang (35,54 persen).
“Sebanyak 357 jemaah haji Kloter 15 Debarkasi Medan tiba di tanah air dengan selamat di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Minggu (29/06) sekira pukul 17.20 WIB dengan Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 3415,” ucap Ahmad Qosbi, dalam sambutannya saat menerima kedatangan jemaah haji Kloter 15 Debarkasi Medan di Asrama Haji Medan.
Ketua PPIH Debarkasi Medan Ahmad Qosbi, mengucapkan Ahlan wa sahlan, selamat datang kembali ke tanah air semoga memperoleh haji mabrur
“Semoga segala amal ibadah haji bapak dan ibu diterima Allah SWT dan segala dosa diampuni,” ucapnya.
Ia mengingatkan kepadajemaah haji agar memelihara kemabruran haji dengan menjaga sikap dan perilaku dengan membawa kenyamanan dan kedamaian di keluarga, di lingkungan tempat tinggal serta di tempat kerja.
Ahmad Qosbi juga mengharapkan jemaah haji menjadi teladan bagi masyarakat serta menghindari perbuatan dosa yang dapat merusak kemabruran haji.
“Atas nama panitia, Ketua PPIH Debarkasi Medan mengucapkan permohonan maaf kepada jemaah haji jika selama pelayanan keberangkatan dan pemulangan ada kesalahan dan kekhilafan,” kata Ahmad Qosbi.
Sementara itu Kasubbag Humas PPIH Debarkasi Medan, H. Mulia Banurea, mengatakan sebanyak 357 jemaah haji Kloter 15, yakni 325 orang dari Kabupaten Asahan, 14 orang dari Kabupaten Simalungun, empat orang dari Padang Lawas, lima orang dari Kota Tanjung Balai, dua orang dari Kabupaten Labuhanbatu, tiga orang petugas haji daerah, dan empat orang petugas haji dari pusat.
Ia menyebutkan, jemaah haji mutasi keluar dua orang atas nama Zaitun Adam, nomor manifes 108 masuk Kloter 14, nomor manifes 87 asal Kabupaten Asahan, Muhammad Jen Sinaga, nomor manifes 107 masuk Kloter 14, nomor manifes 88 asal Kabupaten Asahan.
Satu orang jemaah haji ditunda kepulangannya ke tanah air atas nama Reso Panidjo, nomor manifes 115 asal Kabupaten Asahan, karena sedang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah.
“Jemaah haji termuda atas nama Nabillah Riniaini (19), nomor manifes 019 dari Kabupaten Asahan, dan jemaah haji tertua Jumiyem Joyorejo Abdullah (90) nomor manifes 235 dari Kabupaten Asahan,” kata Mulia Banurea.(MN)
General Manajer PLN UID Sumut tinjau progres pembangunan jaringan listrik di Desa Unte Makmur Tapteng
Tapanuli Tengah (Satu Nusantara News) - General Manajer PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, turun langsung meninjau progres...









