Nias (Satu Nusantara News) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias, Senin (28/07) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan listrik untuk sekolah di Pelosok Nias, inovasi Super Sun wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) menyambut Hari Kemerdekaan RI.
Sebanyak 15 dari total 28 sekolah di wilayah Pulau-Pulau, Kabupaten Nias Selatan, kini telah berhasil menikmati akses listrik. Program ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan kelistrikan di wilayah terpencil yang sulit dijangkau jaringan konvensional.
Daftar 15 Sekolah yang telah terlistriki, yakni 1.SMP Negeri 2 Pulau-Pulau Batu Utara, 2.SMP Negeri 1 Pulau-Pulau Batu Utara, 3.SD Negeri 075080 Bale, 4.SD Negeri 071131 Labuan Hiu, 5.SD Negeri 078541 Labuhan Bajau, 6.SD Negeri 078133 Adam, 7.SD Negeri 078542 Mahang Labara, 8.SD Negeri 071132 Bintuang,
9.SD Negeri 078504 Baruyu Sidombua, 10.SD Negeri 078502 Labuan Rima, 11.SMP Negeri 1 Pulau-Pulau Batu Timur, 12.SD Negeri 076736 Lambak, 13.SD Negeri 078473 Bawoorudua, 14.SD Negeri 078144 Biang, dan 15. SD Negeri 071134 Bais
Sementara itu, 13 sekolah lainnya masih dalam proses survey dan pemasangan. Seluruh pekerjaan untuk 28 sekolah ini ditargetkan akan terlistriki secara penuh pada 8 Agustus 2025, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
General Manajer PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari kehadiran negara melalui PLN dalam mendukung akses pendidikan di wilayah terpencil.
“Inovasi Super Sun adalah bentuk solusi berkelanjutan PLN untuk menjangkau wilayah yang belum teraliri Listrik dengan menggunakan teknologi NanoGRID berbasis ESG menuju NZE. Ini adalah kado kemerdekaan dari PLN untuk anak-anak bangsa di Kepulauan Nias, agar mereka dapat belajar dengan lebih baik, lebih produktif, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” ujar Ahmad Syauki.
Kepala SD Negeri 078504 Baruyu Sidombua, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan listrik yang telah diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN. Berkat Super Sun, anak-anak kami sekarang bisa belajar di malam hari, dan kegiatan belajar mengajar pun jauh lebih efektif,” ucap Baruyu penuh haru.
Program Super Sun sendiri menggunakan sistem off-grid tenaga surya, lengkap dengan baterai penyimpanan dan perangkat inverter, sehingga mampu menyediakan listrik secara mandiri di lokasi-lokasi yang tidak memungkinkan untuk disambungkan ke jaringan listrik utama.
PLN terus berkomitmen untuk menghadirkan keadilan energi di seluruh penjuru negeri, dan memastikan bahwa tidak ada anak bangsa yang tertinggal dalam akses terhadap energi dan pendidikan.(Rel)
Walikota Medan: Pelaku UMKM yang jualan di kawasan CFD ditata rapi
Medan (Satu Nusantara News) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengatakan para pelaku UMKM yang berjualan di...









