Medan (Satu Nusantara News) – Atraksi para prajurit yang ditampilkan pada Hari Ulang Tahun ke-80 TNI di Lapangan Merdeka, Minggu (5/10) semakin semarak dan memukau ribuan warga Kota Medan memadadati lokasi acara dan tampak antusias.
Atraksi diawali dengan demonstrasi bela diri militer yang memamerkan kemampuan fisik dan ketangkasan prajurit. Gerakan cepat, tendangan beruntun, hingga simulasi melumpuhkan lawan tanpa senjata sukses memukau penonton.
Tak berhenti di situ, penampilan pencak silat dan barongsai menambah semarak suasana. Aksi penuh energi itu menunjukkan perpaduan kekuatan, seni, dan budaya yang menjadi ciri khas prajurit TNI.
Menariknya, beberapa patung Sigale-gale setinggi tiga meter ikut menari bersama para penari dan prajurit. Kehadiran patung kayu legendaris dari Toba itu mencuri perhatian warga dan menjadi ikon tersendiri dalam perayaan tahun ini.
Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, mengatakan atraksi ini menjadi wujud kedekatan TNI dengan rakyat. “Melalui atraksi ini, kami ingin masyarakat merasakan semangat dan kedekatan TNI yang selalu hadir untuk rakyat,” ujarnya
Atraksi diakhiri dengan simulasi pertempuran kota yang menggambarkan ketangguhan dan koordinasi pasukan. Dentuman meriam dan ledakan disusul terbentangnya banner raksasa bertuliskan “Dirgahayu TNI ke-80” dari puncak gedung, menjadi penutup yang memukau dan menandai berakhirnya atraksi spektakuler yang ditampilkan para prajurit TNI di jantung Kota Medan.(Pendam I/BB).
Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut gelar kegiatan pelatihan menembak bagi jajaran ASN di Batlyon Parako 463 Pasgat
Medan (Satu Nusantara News) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara menggelar kegiatan Pelatihan Menembak bagi jajaran Aparatur Sipil...









