Medan (Satu Nusantara News) – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumut agar mampu mengumpulkan zakat Rp 28 miliar hingga akhir tahun 2025.
“Kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk mencapai target tersebut, sekaligus mengoptimalkan potensi zakat di Sumut,” kata Bobby Nasution pada kegiatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat, Infak, Sedekah periode Triwulan III Tahun 2025 oleh Baznas Sumut, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (15/10).
Bobby Nasution menyebutkan, untuk triwulan ketiga ini, jumlah yang disalurkan sebesar Rp 2,5 miliar. Penyalurannya dilakukan setiap tiga bulan sekali, dan kita masih punya waktu tiga bulan lagi hingga Desember 2025.
Menurut dia, target penghimpunan zakat tahun ini sebesar Rp 28 miliar. Namun hingga September 2025, baru terkumpul dan tersalurkan sekitar Rp 7,4 miliar. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumut mendorong agar capaian tersebut bisa terealisasi sesuai target hingga akhir tahun.
Bobby Nasution juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Baznas dan lembaga-lembaga pengumpul zakat seperti lembaga amil zakat (LAZ), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), maupun Dompet Dhuafa untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang terbantu dan perekonomian umat Islam dapat meningkat, sehingga dari penerima zakat (mustahik) kelak dapat bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzakki).
“Kita terus mengimbau masyarakat bahwa zakat ini adalah kewajiban yang jangan disepelekan. Dampaknya luar biasa, bukan hanya bagi penerima, tapi juga bagi yang menunaikannya. Karena itu, ayo bayar zakat untuk membersihkan harta sekaligus membantu sesama,” ucap Gubernur Sumut.
Sementara itu, Ketua Baznas Sumut Prof. Muhammad Hatta, dalam laporannya menyampaikan bahwa sejak Januari hingga September 2025, Baznas Sumut telah menyalurkan zakat sebesar Rp 7,43 miliar kepada 6.512 mustahik. Penyaluran itu dilakukan melalui lima program, yakni pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, serta dakwah dan advokasi.
“Momentum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam membangun kesejahteraan umat serta mewujudkan visi bersama menuju Kolaborasi Sumut Berkah,” ujar Hatta.
Ia mengatakan, Baznas Sumut berkomitmen menjalankan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, serta berdampak luas bagi masyarakat. Seluruh program diarahkan agar sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumut sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029, yaitu mewujudkan Sumut yang unggul, maju, dan berkelanjutan melalui kerja sama lintas sektor di bawah payung Kolaborasi Sumut Berkah.
“Terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara dan Pemprov Sumut yang telah memfasilitasi kegiatan pengelolaan zakat ini. Insya Allah, dengan kerja sama yang kuat dan niat yang tulus, zakat akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Sumut yang unggul, maju, sejahtera, dan penuh keberkahan,” ucap Hatta.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Bobby Nasution juga menyerahkan secara simbolis dana zakat triwulan III kepada para mustahik penerima manfaat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Baznas Sumut Prof Muhammad Hatta bersama jajaran, Ketua Baznas kabupaten/kota, serta para mustahik penerima manfaat.(Diskominfo Sumut).
Kanwil Ditjenpas Sumut gelar Panen Raya di Lapas Kelas I Medan
Medan (Satu Nusantara News) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara menggelar Panen Raya bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...









