Minggu, September 27, 2026
  • Login
Satu Nusantara
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Satu Nusantara
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
Home DAERAH

Program JASKOP yang digagas Gubernur dinilai jadi kunci stabilitas pangan di Sumut

Munawar by Munawar
November 11, 2025
in DAERAH
0
Pengamat ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo.(Satunusantara news/HO-Diskominfo Sumut).

Pengamat ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo.(Satunusantara news/HO-Diskominfo Sumut).

320
SHARES
2.5k
VIEWS

Medan (Satu Nusantara News) – Program Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan (JASKOP) yang digagas Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Gubernur Sumut Surya dinilai menjadi kunci stabilitas pangan di daerah, khususnya di Provinsi Sumut.
“Program JASKOP merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam menjaga kestabilan harga pangan melalui penguatan produksi dan distribusi komoditas,” kata Pengamat ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo, di Medan, Senin (10/11).
Wahyu menyebutkan, Program JASKOP ini bagian dari upaya Pemprov Sumut menjaga stabilitas harga pangan. Salah satunya dengan membangun sejumlah fasilitas seperti Solar Dryer Dome (SDD) untuk membantu petani mengeringkan hasil panen dan menjaga kualitasnya, sehingga harga dapat lebih stabil.
Menurut Wahyu, pelaksanaan program JASKOP terbukti berdampak positif terhadap peningkatan produksi pangan sepanjang tahun 2025, serta berpotensi menjaga kestabilan harga sejumlah komoditas yang kerap berfluktuasi, seperti cabai merah. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menekan laju inflasi dan melindungi petani dari kerugian saat panen raya, serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan harga terjangkau.
“Untuk menjaga stabilitas pangan dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Pemprov Sumut, TPID, Bulog, hingga Satgas Pangan. Sinergi ini penting agar ketersediaan bahan pokok terjamin, produksi dan distribusi lancar, serta harga di tingkat petani, pedagang, dan konsumen tetap seimbang. Program JASKOP bisa disebut sebagai kunci menjaga stabilitas pangan di Sumut,” ucapnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan (Ketapang) dan Hortikultura Sumut Timur Tumanggor menyampaikan, bahwa sejumlah tanaman pangan dan hortikltura yang mempengaruhi naik-turunnya laju inflasi, seperti padi atau beras, cabai merah, dan bawang merah.
Melalui program JASKOP, Dinas Ketapang dan Hortikultira Sumut telah menyiapkan strategi dalam pengendalian inflasi, yakni dengan peningkatan luas tanam yang dilakukan dengan ekstensifikasi dan intensifikasi. Kemudian penggunaan benih unggul bersertifikat, menyediakan sistem pengairan yang baik seperti penembangan jaringan irigasi tersier dan kuarter dan pembuatan embung dan pompanisasi.
Dinas Ketapang juga melakukan pengawalan dari organisme pengganggu tanaman dengan melakukan gerakan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, penanganan dampak perubahan iklim, dan pengaturan pola tanaman. “Juga dilakukan peningkatkan kapasitas petani dan petugas dengan pelatihan dan Bimtek terkait pengembangan budidaya,” ucapnya.
Timur berharap dengan Program JASKOP tersebut maka akan meningkatkan produksi pertanian di Sumut sehingga swasembada pangan terwujud. Sesuai yang dicita-citakan Presiden RI Prabowo Subianto. Seperti produksi beras di Sumut periode Januari- Desember tahun 2025 diperkerikan 2.293.733 ton. Kebutuhan beras sepanjang tahun 2025 diperkirakan 1.720.687 ton.
Begitu pula dengan komoditas jagung yang diperkirakan pada tahun 2025 produksinya mencapai 1.657.292 ton, dengan jumlah kebutuhan sebanyak 1.496.779 ton. Produksi cabai merah pada tahun 2025 mencapai 248.428 ton dan kebutuhan di Sumut mencapai 121.482 ton. Sementara produksi cabai rawit pada tahun 2025 diperkirakan sebanyak 116.122 ton dengan jumlah produksi 53.072 ton.
“Diperkirakan pada 27 Oktober hingga 10 November 2025 di sejumlah daerah mengalami panen cabai merah. Seperti Simalungun, Padangsidimpuan, Karo, Pakpak Bharat, Dairi, Tapanuli Selatan, dan Langkat,” katanya.
Dari sejumlah daerah itu, luas areal panennya sekitar 520 hektare dengan potensi produksi mencapai 4.983 ton. Diharapkan dengan adanya penambahan panen cabai tersebut maka harga cabai juga ikut stabil.(Diskominfo Sumut).

Previous Post

Pemprov Sumut perkuat mitigasi dan pengawasan Makanan Bergizi bagi anak di Sekolah

Next Post

Gubernur Sumut bangga penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Rondahaim Saragih oleh Presiden Prabowo

Munawar

Munawar

Related News

Kakanwil Imigrasi Sumut buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan

Kakanwil Imigrasi Sumut buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan

by Munawar
September 26, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dengan...

Rutan Labuhan Deli gelar kegiatan Penamatan dan Pembukaan Program Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

Rutan Labuhan Deli gelar kegiatan Penamatan dan Pembukaan Program Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

by Munawar
September 26, 2026
0

Labuhan Deli (Satu Nusantara News) – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli menggelar kegiatan Penamatan Angkatan I sekaligus...

Dishub Sumut siapkan 33 bus perintis gratis untuk pelajar di lima kabupaten

Dishub Sumut siapkan 33 bus perintis gratis untuk pelajar di lima kabupaten

by Munawar
September 25, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan 33 unit bus perintis gratis pada 2026 yang...

YBM PLN UID Sumut gelar orientasi dan kukuhkan peserta program GENCAR Batch III periode 2026-2027

YBM PLN UID Sumut gelar orientasi dan kukuhkan peserta program GENCAR Batch III periode 2026-2027

by Munawar
September 25, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar orientasi dan pengukuhan...

Next Post
Gubernur Sumut bangga penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Rondahaim Saragih oleh Presiden Prabowo

Gubernur Sumut bangga penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Rondahaim Saragih oleh Presiden Prabowo

Pemprov Sumut dukung penuh Program Magang Nasional 2025 yang digagas pemerintah pusat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News

Pemprov Sumut mulai laksanakan pembangunan dua ruas jalan provinsi  menghubungkan Kabupaten Toba dan Labura 

Pemprov Sumut mulai laksanakan pembangunan dua ruas jalan provinsi  menghubungkan Kabupaten Toba dan Labura 

April 1, 2026
IKAT’88 gelar event bergengsi 40 Years Inauguration Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course Jakarta

IKAT’88 gelar event bergengsi 40 Years Inauguration Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course Jakarta

November 16, 2024

Dosen Agama Islam Unimed beri pendampingan bagi mahasiswa belajar baca Al- Qur’an

Oktober 26, 2024
ADVERTISEMENT

Alamat Redaksi

Jalan Halat Nomor 34/17 Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota,Kota Medan, Sumatera Utara.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

Hak Cipta Satunusantara.news© 2025 Web Development PT.TAB

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL

Hak Cipta Satunusantara.news© 2025 Web Development PT.TAB

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In