Medan (Satu Nusantara News) – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap, mengatakan bahwa kegiatan bedah buku ini memiliki nilai strategis yang lebih dari sekadar pengetahuan tekstual.
“Sosok RE Nainggolan tidak hanya melekat dalam birokrasi, tetapi juga dalam sejarah pembangunan Sumut. Keteguhan sikap, komitmen pada integritas, serta kedisiplinannya, dijadikan sebagai standar moral bagi generasi birokrasi berikutnya,” ucap Sulaiman Harahap, dalam sambutannya pada kegiatan bedah buku biografi tokoh birokrasi, Dr RE Nainggolan MM, yang bertajuk “Keyakinan, Perjuangan, dan Pengabdian: Sebuah Biografi RE Nainggolan – The Untold Stories,” mengangkat tema “Bedah Buku Mendorong Kecerdasan Akademik Melalui Kegiatan Bedah Buku” di Mini Hall Kampus Utama Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Medan, Kamis (20/11).
Sulaiman menyebutkan, melalui kegiatan ini, mahasiswa dan akademisi tidak hanya memperoleh pengetahuan tekstual, tetapi juga memahami nilai-nilai moral, etika kepemimpinan, nasionalisme, dan integritas melalui kisah nyata seorang tokoh birokrasi yang telah mengabdikan hidupnya bagi negara dan masyarakat.
Menurut Sulaiman, ada tiga nilai strategis yang patut dipetik dari perjalanan RE Nainggolan, antara lain, Nilai Keyakinan (Faith and Conviction) artinya keyakinan kepada Tuhan dan prinsip moral adalah fondasi kekuatan seorang pemimpin agar tidak goyah oleh tekanan dan godaan.
Kemudian Nilai Perjuangan (Struggle), memperlihatkan bahwa tugas birokrasi bersifat sosial dan kemanusiaan, menuntut kepedulian, keberanian mengambil risiko, serta kemampuan mendahulukan kepentingan masyarakat.
Slot Games
Selanjutnya adalah Nilai Pengabdian (Service) yang menegaskan bahwa jabatan bukanlah kemewahan, tetapi amanah. “Itulah yang menjadi esensi utama dari pelayanan publik yang bersih dan berorientasi pada hasil,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UNPRI Refi Ikhtiari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Pj Sekdaprov, dan pembagian wawasan yang berharga. Dengan bedah buku ini, mengajak untuk mencontoh semangat, perjuangan, dan pengabdian tokoh birokrat tersebut hingga usia senja.
”Melalui buku biografi ini, memberikan tambahan wawasan yang dapat menjadi literasi untuk berpikir kritis dan kecerdasan yang akan menjadi penting dalam kehidupan kita. Ini merupakan bentuk inspirasi dari seorang tokoh di Sumut, yang mengajarkan keteladanan dan semangat untuk terus berjuang,” katanya.(Diskominfo Sumut)
Wali Kota Medan hadiri pencanangan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Tanjung Selamat
Medan (Satu Nusantara News) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Sekda Wiriya Alrahman, menghadiri pencanangan Pembangunan...









