Langkat (Satu Nusantara News) – Korban banjir warga Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengharapkan bantuan sembako dari pihak Pemerintah, karena mereka yang terdampak belum ada mendapatkan logistik berupa makanan.
Banjir besar yang melanda Kabupaten Langkat, Rabu (26/11) ketinggian air mencapai 1,5 meter hingga 3 meter di beberapa titik, menenggelamkan rumah warga, memutus akses jalan, melumpuhkan aktivitas perekonomian, persediaan makanan warga habis, pasar dan warung tidak beroperasi, dan pasokan terhenti.
Salah seorang warga Desa Pematang Tengah, Alfarizi, ketika ditemui Minggu (30/11) mengatakan bahwa persediaan bahan makanan mereka sudah habis, dan pemerintah hingga saat ini belum ada memberikan bantuan sembako.
“Meminta kepada Pemkab Langkat, BPBD, Dinas Sosial, Pemprov Sumut, segera mengirimkan bantuan pangan darurat (beras, makanan siap saji, air bersih, susu bayi).Menurunkan perahu/alat evakuasi ke titik-titik terisolasi,” ujarnya.
Selain itu, juga membuka posko logistik di lokasi terdekat yang benar-benar menjangkau desa terdampak, bukan hanya pusat kecamatan.
“Menjamin layanan kesehatan darurat untuk mencegah wabah pascabanjir,” katanya.
Ia juga mengajak relawan, organisasi kemanusiaan, komunitas sosial, dan media untuk ikut menekan percepatan respon darurat dan membantu penyaluran bantuan langsung ke desa-desa yang terisolasi.(MN)
Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumut kukuhkan Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan Pengungsi
Medan (Satu Nusantara News) - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, meresmikan Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan...









