Tapanuli Utara (Satu Nusantara News) – Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya meninjau upaya percepatan pembukaan akses jalan Tarutung–Simpang Rampah–Sibolga yang tertutup longsor sejak beberapa hari terakhir.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan unsur terkait bekerja optimal di titik-titik kritis.
Satgas Yonzipur 1/DD Kodam I/BB bersama BBPJN, BBWS, dan Dinas PU Sumut mengerahkan 10 unit alat berat untuk pembersihan material, Sabtu (6/12) tim berhasil menuntaskan pembersihan di 11 titik longsor dan membuka akses sepanjang dua kilometer.
Secara keseluruhan, dalam 10 hari terakhir petugas telah membuka 42 kilometer ruas jalan dan kini mencapai perbatasan Tapanuli Utara–Tapanuli Tengah. Total 49 titik longsor berhasil dibersihkan, meski beberapa titik masih dinilai rawan dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Di tengah pembukaan jalan, satgas juga melakukan evakuasi kemanusiaan. Sebanyak 13 jenazah ditemukan di dua lokasi berbeda di Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara. Petugas juga mengoperasikan mobil Reverse Osmosis (RO) untuk menyediakan air bersih serta membantu warga yang sakit dan memberikan bantuan logistik.
Kasdam I/BB Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, mengatakan percepatan pembukaan akses jalan menjadi prioritas utama.
“Setiap ruas yang terbuka mempercepat distribusi bantuan. Terima kasih kepada seluruh personel dan instansi yang bekerja siang malam. Sinergi ini akan terus kami jaga hingga jalur kembali tersambung penuh,” ujarnya.(MN)
Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut gelar kegiatan pelatihan menembak bagi jajaran ASN di Batlyon Parako 463 Pasgat
Medan (Satu Nusantara News) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara menggelar kegiatan Pelatihan Menembak bagi jajaran Aparatur Sipil...









