Medan (Satu Nusantara News) – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas terus berkomitmen untuk menjadikan Medan sebagai kota yang kuat dan mandiri secara financial.
Komitmen itu ditegaskan Rico Waas saat membuka acara Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekaligus Launching Smart Tax, di Hotel Arya Duta Medan, Kamis (11/12).
“Kota ini hanya bisa maju apabila memiliki kekuatan financial yang baik. Artinya apabila financial kita kuat dan mandiri, maka banyak pekerjaan besar yang dapat kita lakukan,” kata Rico Waas.
Rico Waas juga menyebutkan, ejatinya pajak yang diproleh dari masyarakat harus dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Dengan demikian, pengelolaan pajak daerah harus dilakukan secara maksimal, transparan dan berintegritas.
“Kita ingin menjadikan kota ini terus bergerak maju menjadi kota metropolitan dan menjadi simbol bagian baratnya Indonesia. Apabila itu bisa kita capai, negara lain akan melirik kita untuk berinvestasi disini,” ujar Rico Waas.
Ia mengatakan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan harus memperkuat sistem guna menghindari kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya dapat dilakukan dengan sosialisasi Opsen PKB dan digitalisasi melalui aplikasi Smart Tax.
“Tetkait Opsen PKB, Bapenda harus memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kita patut bersyukur, karena sekarang pembagian pajak kendaraan bisa langsung masuk ke kita,” jelasnya.
Sedangkan terkait Smart Tax, orang nomor satu di Pemko Medan itu, secara khusus memberikan apresiasi dengan hadirnya aplikasi Smart Tax. Sistem digitalisasi ini dinilai dapat menghasilkan pelaporan pajak secara lebih detail sehingga dapat mencegah terjadinya kebocoran pajak.
“Saya berharap sistem digitalisasi ini semakin memperkuat Bapenda dalam mencegah kebocoran pajak sehingga mampu meningkatkan PAD Kota Medan secara signifikan,” kata Rico Waas.
Sebelumnya, Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada stakeholder pemeritah daerah, seperti BUMN, BUMD, dan Perbankan mengenai mekanismen Opsen PKB.
Agha juga menghimbau agar dapat segera melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara tepat waktu.
“Kami menghimbau untuk segera melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Apalagi saat ini Pemerintah Provinsi memiliki program pemutihan pajak kendaraan bermotor, jadi harus dimanfaatkan dengan sebaiknya, mengingat saat ini sudah memasuki akhir tahun,” ucap Agha.
Selanjutnya, terkait dengan Smart Tax, Agha menjelaskan aplikasi ini memiliki fungsi yang sangat banyak, terutama dalam memudahkan wajib pajak melakukan pembayaran.
“Sangat luas sekali ya fungsinya, karena dapat digunakan untuk pendaftaran wajib pajak, pembayaran pajak, pencetakan resi bukti perlunasan hingga dapat digunakan sebagai aplikasi pelaporan bagi warga,” tambahnya.
Acara itu dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan H. Zulkarnaen, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Pimpinan Perangkat Daerah serta para Camat se-Kota Medan, juga turut menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Analis Keuangan Pusat dan Daerah, Direktorat Pendapatan Daerah Kemendagri, Rizki Widiasmoro ,Kabid PSIPD Bapenda Sumut, Fariz Haholongan Hutagalung, Kepala Cabang Jasa Raharja Kota Medan, Rizki Romodhon dan Pamin 2 Subbid Regident Ditlantas, Iptu Chairil.(MN)
Gubernur Sumut arahkan pembangunan ekonomi tahun 2026 dengan menempatkan UMKM dan koperasi penggerak utama
Medan (Satu Nusantara News) - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengarahkan pembangunan ekonomi Sumut tahun 2026 dengan menempatkan...









