Medan (Satu Nusantara News) – Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Utara dan Wilayah Kerja Kepulauan Riau mengikuti kegiatan Sosialisasi Draft Blueprint Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut di Auditorium Kampus III Universitas Muhammadiyah Sumut.
Kanwil KemenHAM Sumut dan Wilayah Kerja Kepulauan Riau yang diwakili Kabid Pelayanan dan Kepatuhan (PDK), Sondang Berliana, dan Penyuluh HAM Sri Diyah Utari.
Direktur BNNP Sumut Zulkarnain Nasution, dalam sosialisasi di Medan, Rabu (17/12) mengatakan tantangan baru dengan munculnya 94 jenis narkotika baru yang beredar di Indonesia namun belum masuk dalam Undang-Undang Narkotika.
“Ini strategi pengedar untuk mengelabui petugas agar tidak dapat diproses hukum. Kita harus lebih waspada,” ucapnya.
Zulkarnain mengajak semua pihak mewujudkan masyarakat generasi “Bersinar” (Bersih Narkoba). Target ambisius ditetapkan dengan mencetak minimal 10 kelurahan/kecamatan, 10 lembaga/instansi, 5 sekolah, dan 3 universitas bersinar setiap tahunnya.
Sosialisasi menekankan edukasi kepada masyarakat tentang cara menolak dan menghindari narkoba, bukan sekadar bahaya yang sudah dipahami umum. Peningkatan SDM dalam layanan rehabilitasi juga menjadi fokus, memastikan tenaga terlatih memenuhi standar profesional.
“Inovasi teknologi dimanfaatkan melalui aplikasi SIP-P4GN untuk merangkul generasi Z dan Gen Alpha dalam memberikan informasi P4GN secara digital. Masyarakat juga didorong aktif melaporkan peredaran narkoba dengan jaminan keamanan bagi pelapor dan respon cepat dari petugas,” ujarnya
Kepala Badan Kespanpol Sumut, Mulyono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyatukan visi dan misi mencegah peredaran narkoba di generasi penerus kepemimpinan Sumatera Utara. “Kita harus bersama-sama melindungi generasi muda dari ancaman narkoba,” ujarnya.
Ia menyebutkan, kondisi Sumut menjadi perhatian serius karena meraih peringkat pertama secara nasional selama lima tahun berturut-turut sebagai provinsi dengan pengguna narkoba terbanyak.
“Data memprihatinkan ini mendorong seluruh pihak berkomitmen menghilangkan stigma tersebut melalui langkah konkret,” katanya.
Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan komitmen bersama seluruh stakeholder menuju Sumut Bersinar, membangun Sumatera Utara yang bebas dari ancaman narkoba untuk masa depan generasi penerus yang lebih cerah.(MN).
Lapas Kelas I Medan gelar Apel Deklarasi Komitmen Bersama ciptakan situasi bersih peredaran narkoba dan telepon genggam
Medan (Satu Nusantara News) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan Apel Deklarasi Komitmen Bersama dalam menciptakan situasi yang...









