Tapanuli Tengah (Satu Nusantara News) – Satgas Penanggulangan Bencana Alam Korem 023/Kawal Samudera berjalan kaki untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Desa Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng),Sumatera Utara.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan, Jumat (26/12) dengan berjalan kaki hampir dua jam menyusuri medan berat. Akses jalan menuju Desa Simaningir terputus akibat bencana alam, dengan kondisi ruas jalan amblas sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Personel Korem 023/KS harus melewati tanjakan terjal serta lereng licin demi memastikan bantuan sampai kepada masyarakat.
Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso, mengatakan bahwa TNI AD berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan terisolasi. Keterbatasan akses tidak menjadi penghalang bagi prajurit untuk menjalankan tugas kemanusiaan.
“Desa Simaningir hingga saat ini belum dapat diakses melalui jalur darat. Namun TNI AD tetap berupaya menyalurkan bantuan meskipun harus menempuh medan yang sulit,” ucap Kolonel Inf Iwan Budiarso.
Sementara itu, Kepala Desa Simaningir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD atas kepedulian dan perjuangan menembus wilayah yang sempat terisolasi pascabencana bencana alam tanah longsor.
“Pascabencana, desa kami sempat terisolasi selama beberapa hari. TNI hadir dan mampu menjangkau kami. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada bapak-bapak TNI,” katanya.(MN)
Pangdam I/BB kembali tinjau kedatangan bantuan ekskavator dari Kasad di Pelabuhan Belawan
Belawan (Satu Nusantara News) - Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa kembali meninjau kedatangan bantuan eskavator dari Kepala Staf...









