Tapanuli Selatan (Satu Nusantara News) – Satgas Kodim 0212/Tapanuli Selatan melalui Koramil 03/Sipirok melaksanakan monitoring penyiapan lokasi hunian sementara (Huntara) bagi warga pengungsi terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah Dusun Aek Latong, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.
Lokasi Huntara tersebut berada di lahan milik PT Toba Pulp Lestari yang penyiapannya dikerjakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tapsel.
Monitoring dilakukan, Minggu (4/1) untuk memastikan proses penyiapan lahan berjalan sesuai rencana dan aman bagi calon penghuni. Dalam pelaksanaannya, pembersihan serta perataan lahan menggunakan satu unit alat berat excavator guna mempercepat pekerjaan di lapangan.
Hingga saat ini, lahan yang telah disiapkan mencapai sekitar 80 x 150 meter dan diproyeksikan mampu menampung sebanyak 117 kepala keluarga (KK) pengungsi. Progres penyiapan lokasi Huntara dilaporkan telah mencapai sekitar 50 persen dan terus dikebut agar segera dapat dimanfaatkan.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, mengatakan keterlibatan TNI dalam monitoring penyiapan Huntara merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam penanganan pascabencana.
“TNI berkomitmen membantu percepatan penyiapan hunian sementara agar para pengungsi segera mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan manusiawi,” ucapnya.(MN)
Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut gelar kegiatan pelatihan menembak bagi jajaran ASN di Batlyon Parako 463 Pasgat
Medan (Satu Nusantara News) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara menggelar kegiatan Pelatihan Menembak bagi jajaran Aparatur Sipil...









