Tapanuli Selatan (Satu Nusantara News) – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu meminta kepada seluruh kepala desa se-Kabupaten Tapsel agar daerah ini dapat kembali meraih juara umum pada perlombaan PKK dalam acara Harganas seperti tahun 2023.
“Selain itu, seluruh kepala desa untuk bersama-sama memperbaiki kualitas di desa masing-masing dengan mengikut sertakan seluruh masyarakat,” kata Dolly, dalam sambutannya ketika membuka Sosialisasi Undang-Undang Nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, di Sipirok, Senin (12/05).
Dolly juga juga meminta kepada seluruh kepala desa agar memperbaiki kualitas di desa masing-masing dengan melibatkan seluruh warga.
“Dari yang berkembang bisa jadi maju, dari maju dapat kita tingkatkan ke mandiri, sehingga jumlah desa mandiri bisa bertambah,” ucapnya.
Ia mengatakan khusus kepada Kecamatan Sipirok yang kurun dalam waktu kurang dari sebulan lagi akan menjadi tuan rumah pada MTQ ke-39 tingkat Provinsi Sumut. Dimana dengan keyakinan dan keberanian Bupati Tapsel, sehingga dilakukan survey oleh LPTQ dan Tapsel ditetapkan menjadi tuan rumah MTQ ke-39 tingkat Provinsi Sumut.
Untuk mendorong semangat masyarakat dalam acara besar tersebut, beberapa kali dalam kegiatan besar Kecamatan Sipirok dilibatkan, seperti mengikuti lomba kecamatan terbaik tingkat Provinsi yang pada akhirnya meraih juara satu dengan mengalahkan seluruh kecamatan se-Provinsi Sumut.
“Jadi tuan rumah MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Tapsel dan tuan rumah MTQ ke-39 tingkat Provinsi Sumut tahun 2024, saya mengajak bapak/ibu kepala desa agar mengajak masyarakatnya untuk memeriahkan pelaksanaan MTQ ke-39 tingkat Provinsi Sumut yang sebentar lagi akan kita laksanakan,” ucapnya.
Bupati juga menambahkan mengajak seluruh kepala desa untuk membentuk tim sepak bola, karena dari 212 desa nantinya akan diadakan pertandingan antar desa se-Kabupaten Tapsel, yang mana pada beberapa bulan mendatang dipertandingkan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79.
“Persyaratannya harus asli warga Tapsel, kita tidak menerima impor dari luar Tapsel,” katanya.
Sebelumnya, Kadis PMD Tapsel Muhammad Yusuf dalam laporannya menjelaskan peserta sosialisasi diikuti sekitar kurang lebih 200 orang.
Yusuf berharap seluruh kepala desa dapat memahami perubahan di undang-undang yang baru sehingga dapat menyesuaikan dan ditindak lanjuti di desa masing-masing.
“Yang paling perlu adalah bukan masalah kualitas ataupun nama kita menjadi kepala desa tetapi kuantitas kita di desa itu dalam mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Tapsel Dolly Pasaribu menyerahkan piagam penghargaan kepada pemenang lomba desa tingkat Kabupaten Tapsel. Juara pertama diraih Desa Sorimanaon, Kecamatan Angkola Muara Tais, juara kedua diraih Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, dan juara ketiga diraih Desa Napa, Kecamatan Batang Toru.
Gods of Plinko machine à sous – Aperçu global
Capturez l'essence des propositions actuelles, Gods of Plinko subjugue avec ses caractéristiques uniques. Rejoignez les joueurs qui apprécient https://godsofplinko.fr/ pour...





