Medan (Satu Nusantara News) – Tamu Allah Andriman Pasaribu (68) seorang pengusaha dari Sorkam Kiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, yang tergabung di kelompok terbang (Kloter) 18 Embarkasi Medan, merass bangga berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah.
“Dirinya sudah cukup lama mendambakan untuk pergi haji, dan menunggu 13 tahun lamanya.Namun baru tahun 2024 ini dapat terkabul,” ujar Andriman, di Asrama Haji Medan, Sabtu (01/06) sesaat akan berangkat ke Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang.
Andriman menyebutkan dirinya berangkat ke Masjidil Haram ini, merupakan panggilan dari Allah SWT. Semoga kesempatan yang baik ini akan dipergunakan untuk beribadah dan memperoleh haji mabrur.
“Niatnya menunaikan ibadah haji sejak masih muda, tapi baru kali ini mendapat panggilan dari Allah SWT,” ucapnya.
Andriman mengatakan saat berada di tanah suci, dirinya akan berkunjung ke tempat-tempat bersejarah misalnya makam Nabi Muhammad SAW, dan lokasi bersejarah lainnya.
Andriman seorang pengusaha yang memiliki toko di Sorkam kiri, akan berdo’a di depan Kab’ah agar dirinya diberikan kesehatan, umur yang panjang dan mudah rezek, serta lancar berusaha.
“Semoga dirinya yang melaksanakan ibadah haji di tanah suci, juga diberikan kemudahan, lancar dan tidak mengalami kendala, serta kembali pulang ke tanah air dengan selamat,” katanya.
Ketika ditanyakan mengenai biaya naik haji apakah secara talangan, Andriman mengatakan dirinya untuk berangkat haji dilakukan pembayaran secara tunai.
Dirinya sudah lama menyimpan biaya untuk bisa berangkat haji, dari tabungan hasil berjualan yang selama ini yang dikumpukan sedikit demi sedikit.
“Akhirnya di usia 68 tahun, bisa terkabul keinginan dirinya untuk menginjakkan kaki ke Masjidi Haram,” kata Andriman yang mengenakan pakaian ihram dengan penuh semangat.
Sebanyak 360 Tamu Allah dari Kloter1 18 Embarkasi Medan berangkat ke Jeddah terdiri atas 224 orang dari Kota Medan, 109 orang dari Kabupaten Tapanuli Tengah, 18 orang dari Kabupaten Dairi, 1 orang dari Kabupaten Mandailing Natal, 3 orang petuga daerah, dan 5 orang petugas pusat.
Jemaah usia termuda atas nama Raudhiyah Hasananh Rambe dengan usia 18 tahun dari Kabupaten Dairi. Jemaah usia tertua atas nama Jujuana Simamora Binti Baginda Simamora dengan usia 92 tahun asal Kota Medan.
Batal berangkat sebelum masuk ke Asrama Haji Medan atas nama Ninin Murniati. Pengisian seat keberangkatan jamaah calon haji (JCH) Kloter 18 KNO satu orang atas nama Haula Nasution Binti Bahruddin Nasution eks Kloter 15 KNO.
Rutan Kelas I Medan peringati HBP ke-62 wujudkan pelayanan prima dan aksi sosial
Medan (Satu Nusantara News) - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, turut...









