Tapanuli Tengah (Satu Nusantara News) – Antrean panjang sepeda motor dan mobil yang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, mulai berkurang Rabu (3/12) setelah ditambahnya POM BBM yang beroperasi 24 jam.
Ada lima POM BBM di Tapteng, tepatnya di sekitar Pandan. Setelah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memerintahkan pengaktifan seluruh POM BBM selama 24 jam.
Hal ini sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan BBM dan memperlancar mobolitas masyarakat. Selain itu, kelancaran BBM di Tapteng juga membantu masyarakat menyalakan genset untuk penerangan sementara.
“Alhamdulillah, sudah jauh lebih lancar, masih ada antrean tetapi tidak separah kemarin, jadi tak habis satu harian waktu kami ngantre di POM Bensin, bisa bersihin rumah,” kata Zulham Mendrofa, saat mengantri BBM di POM Bensin Pandan, Tapteng, Rabu (3/12);
Sementara untuk gas rumah tangga, di hari yang sama telah masuk dua truk pengangkut gas rumah tangga 3 kg . Setiap truk mengangkut 650 tabung gas dan langsung di distribusikan kepada masyarakat di Pandan, tepatnya Masjid Agung Al Muslimin Tapteng, setiap warga yang telah menerima diberi tanda khusus.
“Melihat antusias warga tadi jadi kami membagikannya di sini, untuk harga Rp 19.000, sesuai HET (harga eceran tertinggi),” kata Checker Elpigi, Ridwan Soleh S di Masjid Agung Al Muslimin Tapteng.
Menurut Ridwan, untuk besok (Kamis, 4/12) ada enam truk yang direncanakan masuk ke Tapteng. Kemudian akan membagikannya ke pangkalan-pangkalan yang sudah ada di beberapa kecamatan.
“Ada enam kendaraan yang berangkat ke Sidikalang, kita upayakan besok pagi sudah sampai di Tapteng, khususnya sekitaran Pandan,” kata Ridwan.(MN).
Kanwil Ditjenpas Sumut gelar Panen Raya di Lapas Kelas I Medan
Medan (Satu Nusantara News) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara menggelar Panen Raya bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...









