Deliserdang (Satu Nusantara News) – Sultan F Hasibuan atlet Indonesia asal Sumatera Utara berhasil meraih medali perak di Kejuaraan Atlelik Asia Tenggara 2025, dan pertama kali ikut lari di nomor 3.000 meter putra U18.
Ini pertama kalinya atlet asal Desa Lobu Singkam, Kecamatan Sipaholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ini bermain di 3.000 meter. Sebelumnya, siswa SMAN 15 Medan ini mengaku bermain di nomor lari 800 meter dan 1.500 meter.
“Saya merasa bangga dan senang mendapatkan hasil yang bagus, mendapat juara di event pertama saya di kejuaraan ini,” kata Sultan, usai pertandingan di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut, Deliserdang, Senin (17/11).
Sultan mencatatkan waktu 9:17,60 detik, terpaut 11,25 detik dari peringkat pertama Eric Joachim Hech dari Filipina. Dia unggul 8,58 detik dari rekannya sendiri Fikar JS Giroth yang finish di urutan ketiga.
“Saya harap dengan hasil yang saya capai sekarang bisa main di ASEAN School Games di Brunei Darussalam,” kata Sultan.
Hasil membanggakan juga datang dari nomor lompat jangkit U18 putra. Nixon AT Simangu berhasil keluar sebagai juara dengan lompatan 14.65 meter.
“Gak nyangka bisa PB (personal base), soalnya targetnya 14,50 meter, mudah-mudahan bisa lebih bagus lagi di event berikutnya,” kata atlet asal Jawa Barat ini.
Selain dari nomor 3.000 meter dan lompat jangkit, pada sesi pagi hari ketiga kejuaraan ini, Wilna Selvi juga berhasil memberikan perak di nomor lari 3.000 m U18 putri. Kemudian, dari nomor lontar martil U18 putra, Rafael Soen Djaya menyumbangkan medali perunggu.(Diskominfo Sumut)
Kajati Sumut sambut kedatangan Tim Adhyaksa Football Club di Bandara Kualanamu Deliserdang
Medan (Satu Nusantara News) - Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Dr.Harli Siregar, didampingi Kasi Penyidikan Bidang Pidana Khusus...









