Medan (Satu Nusantara News) – Plt Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau memastikan tidak akan menganggu kinerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) dalam menangani kebakaran bilamana terjadi di Kota Medan, termasuk kebakaran besar sekalipun, meski telah mengirimkan bantuan lima unit armada untuk membantu pembersihan di Kabupaten Aceh Tamiang pascabanjir besar yang terjadi.
Hal itu ditegaskan Wandro Malau saat dikonfirmasi di Medan, Jumat (19/12).
Wandro Malau yang memimpin langsung keberangkatan armada dan peralatan itu mengatakan, sebelumnya sudah ada tiga unit armada yang dikirimkan untuk membantu pembersihan fasilitas umum di Kabupaten Aceh Tamiang. Kemudian, jelas Malau, hari ini, Jumat (19/12) Pemko Medan mengirim dua unit armada tambahan lagi.
“Jadi total sudah ada lima unit armada yang kita kirim untuk membantu pembersihan fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan perkantoran. Adapun kelima armada yang dikirim berjenis mobil pemadam kebakaran penembak air,” jelas Wandro Malau.
Ia menyebutkan, Damkarat Kota Medan memiliki enam UPT, masing-masing UPT dilengkapi dua unit armada pemadam kebakaran. Satu unit disiagakan untuk membantu jika terjadi kebakaran di wilayah UPT masing-masing. Sedangkan satu unit lagi sampai saat ini bertugas untuk membantu pembersihan sisah banjir yang terjadi di Kota Medan.
Wandro Malau menambahkan, jika terjadi kebakaran besar, Damkarmat Kota Medan masih memiliki lima unit armada yang siaga di Mako Damkarmat di jalan Candi Borobudur Medan
“Jika terjadi kebakaran besar di salah satu wilayah UPT, armada yang berada di Mako langsung diturunkan untuk membantu pemadaman. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena armada yang tersedia masih mencukupi,” katanya.(MN)
Tim SAR gabungan temukan lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusarung Kabupaten Pangkep
Pangkep (Satu Nusantara News) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Desa...









