Medan (Satu Nusantara News) – Para deteni yang ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan yang berlokasi di Jalan Tojai, Komplek SBU, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, melaksanakan berbagai program inovativ yang bertajuk “My Hobby Is” dan ketahanan pangan.
“Melalui kegiatan ‘My Hobby Is” in, para deteni yang menghuni Rudenim Medan merasa senang, bahagia, dan tidak jenuh karena memiliki aktivitas bermanfaaat bagi mereka, serta menambah wawasan, ” ucap Humas Rudenim Medan,Charles Pandiangan, saat menerima kunjungan peserta Media Tour dan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Kamis (12/12).
Ia menyebutkan, ada puluhan deteni di Rudenim Medan yakni berasal dari Srilanka, Mymanmark, dan Uzbekistan kelihatan senang dalam melaksanakan program tersebut, dengan cara beternak ayam, kambing, ikan lele, dan lainnya.
Selain itu, mereka juga terlibat dalam ketahanan pangan berupa menanam cabai dan anggur, serta bertanam sayuran secara hidroponik.
“Setiap hari, para deteni itu disibukkan dengan berbagai kegiatan tersebut, dan mereka juga kelihatan sehat, serta senang,” kata Charles.
Sebelumnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, melakukan kunjungan langsung ke Rudenim Medan yang berlokasi di Jalan Tojai, Komplek SBU, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, pada bulan Juni 2025.
Menimipas didampingi Plt. Direktur Jenderal Imigrasi,Yuldi Yusman dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana gedung baru, sekaligus memantau pelaksanaan program pembinaan inovatif bagi para deteni bertajuk “My Hobby Is.”
Program ini memberikan ruang bagi deteni untuk terlibat dalam kegiatan produktif seperti beternak ayam, budidaya ikan lele, menanam cabai dan anggur, serta bertanam sayuran secara hidroponik. Menimipas Agus Andrianto, menilai bahwa program ini sejalan dengan semangat 13 Program Akselerasi Kementerian, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan memberikan pembinaan berbasis keterampilan hidup bagi para deteni.
Turut hadir pada kunjungan ini, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Teodorus Simarmata, beserta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian se-Sumatera Utara, stakeholder terkait, serta aparat penegak hukum lainnya yang bersama-sama memberikan sambutan hangat atas kedatangan Menimipas dan rombongan.
Pada kesempatan tersebut, Menimipas juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan beberapa orang deteni untuk mendengarkan masukan dan kondisi mereka. Selain itu, Menimipas turut menyerahkan bingkisan kepada seluruh anak-anak Deteni yang berada di Rudenim Medan.
“Walaupun mereka bukan warga negara kita, kita tetap memberikan pelayanan yang baik. Ini sebagai bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang menghormati hak asasi manusia dan hak hidup, meskipun mereka berasal dari bangsa lain,” ucap Agus Andrianto.
Kunjungan ini sekaligus menjadi penguat semangat reformasi birokrasi di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan, dengan mengedepankan pelayanan publik yang berbasis kinerja, inovasi, serta berdampak langsung bagi masyarakat.(MN)
Lapas Kelas I Medan gelar razia rutin dan deteksi keamanan blok hunian warga binaan
Medan (Satu Nusantara News) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar razia rutin dan deteksi dini keamanan serta ketertiban...









