Medan (Satu Nusantara News) – Dua jemaah haji yang tergabung di kelompok terbang (Kloter) 21 Embarkasi atas nama Masrul Elfi Lubis, nomor manifes 099 asal Kota Medan, wafat di Mekkah, tanggal 06 Juni 2025, dan Burhanuddin Nasution, nomor manifes 297 asal Kabupaten Tapanuli Tengah, wafat di Madinah, tanggal 02 Juli 2025.
“Jemaah haji mutasi keluar tiga orang, atas nama Armayanti Nasution, nomor manifes 304, tanazul ke Kloter 17, nomor manifes 138, Chairil Chaidir Abdullah, nomor manifes 305, tanazul ke Kloter 17, nomor manifes 139,dan Laimi Kalman, nomor manifes 171, OB Debarkasi UPG ke Kloter 32, nomor manifes 365,” ucap
Kasubbag Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH Debarkasi Medan, H. Mulia Banurea, di Asrama Haji Medan, Senin (07/07) dini hari.
Sebanyak 355 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 21 Debarkasi Medan tiba di tanah air dengan selamat dengan Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 3421 di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Senin, 07 Juli 2025, sekira pukul 00.40 WIB.
Mulia Banurea, menyebutkan jemaah haji termuda atas nama Tahany Vina Azzahra Batubara (19) nomor manifes 184 dari Kota Medan, jemaah haji tertua Murty Yatmuri (94) nomor manifes 064 dari Kota Medan.
“Sebanyak 355 jemaah haji Kloter 21 Debarkasi Medan, yakni 107 orang dari Kabupaten Tapanuli Tengah, 238 orang dari Kota Medan, dua orang dari Kabupaten Tangerang, satu orang dari Kota Bengkulu, tiga orang petugas haji dari daerah, dan empat orang petugas haji dari pusat,” katanya.
Sementara, Ketua PPIH Debarkasi Medan, H.Ahmad Qosbi, mengatakan bahwa jemaah haji yang tergabung di Kloter 201 Embarkasi Medan, kelihatan kompak dan penuh kekeluargaan saat pulang dari tanah suci ke tanah air.
“Kekompakan yang seperti ini agar tetap dipertahankan dengan baik, sehingga dapat terjaga kemabruran haji di lingkungan masyarakat, setelah kembali dari Mekkah,” kata Ahmad Qosbi, dalam sambutannya ketika menerima jemaah haji Kloter 21 di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan.
Ketua PPIH Debarkasi Medan, mengucapkan Ahlan wa sahlan, selamat datang kembali ke tanah air semoga memperoleh haji mabrur.
“Semoga segala amal ibadah haji bapak dan ibu diterima Allah SWT dan segala dosa diampuni,” ucapnya.
Ahmad Qosbi menambahkan, bapak dan ibu tentu masih teringat saat melaksanakan rangkaian ibadah haji di tanah suci khususnya saat melaksaankan Wukuf di Arafah.
“Mari kita jaga dan peliharalah kemabruran haji dengan memperbanyak amal ibadah, menjaga sikap dan perilaku dari perbuatan dosa serta menjadi teladan bagi masyarakat,” kata Kepala Kanwil Kemenag Sumut.(MN)
Pemko Medan terus persiapkan jadi tuan rumah Rakernas XVIII APEKSI tahun 2026
Medan (Satu Nusantara News) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII...









