Padangsidimpuan (Satu Nusantara News) – Kisah haru dan membanggakan dari seorang kutu buku, Afiyah Febriyanti, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padangsidimpuan yang duduk di kelas XII MIPA 1 Boarding, berhasil lulus pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2025 dan diterima di FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB).
Afiyah Febriyanti merupakan anak kedua dari pasangan Atas Harahap dan Tiurma Adelina Dalimunthe warga Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara.
Siswi yang selama ini dikenal sebagai kutu buku dan penggemar rumus-rumus matematika oleh rekan-rekannya di MAN 2 Padangsidimpuan tergolong cerdas serta tekun dalam menggapai mimpi dan meraih cita-cita.
“Saya sangat terharu, bangga dan menangis ketika melihat pengumuman SNBP, serta dinyatakan dirinya lulus dan diterima kuliah di FMIPA ITB,” ucap Afiyah, di Padangsidimpuan, Jumat (23/03).
Afiyah menyebutkan, bahwa dirinya tidak menyangka sama sekali bakal lulus di ITB karena dari awal sudah merasa persaingan sangat ketat dan sulit karena menjadi salah satu kampus impian bagi pelajar di Indonesia
Afiyah, sejak duduk di kelas X MAN 2 Padangsidimpuan memiliki cita-cita untuk menjadi seorang profesional dalam bidang analis data.
“Saya punya mimpi menjadi analis data karena dirinya merasa terinspirasi dari beberapa film ilmiah. Untuk mewujudkan cita-cita ini, saya harus bekerja keras untuk mewujudkannya. Sejak duduk di kelas X, sudah aktif di dalam kegiatan ekstrakulikuler olimpiade matematika di MAN 2 Padangsidimpuan,” ucapnya.
Afiyah bekerja keras belajar dasar olimpiade matematika bersama guru-guru hebat di madrasah tercinta. Siang malam, ia terus-menerus berlatih menyelesaikan soal-soal rumit dan menantang di sekolah dan di asrama bersama rekan-rekan kelas boarding. Alhamdulillah, perjuangannya berhasil tercapai saat duduk di kelas XI.
“Dari semua kegagalan dirinya saat di kelas X, akhirnya di kelas XI berhasil meraih medali perunggu pertama dalam salah satu lomba di olimpiade matematika. Alhamdulillah, prestasi olimpiade dan bidang lainnya terus berlanjut dan bertambah seiring waktu berjalan di kelas XII hingga semester akhir. Puncaknya, saat saya dinyatakan lolos di Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten/Kota dan lanjut ke OSN tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2024,” ujar Afiyah, yang memiliki hoby nonton film ilmiah dan mendengar musik.
Sementara, pada tahun 2024 dan 2025, Afiyah bersama tim riset madrasah berhasil meraih dua medali perak pada even yang berbeda dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Internasional. Lomba pertama diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association (IYSA) bekerjasama dengan IPB dan even kedua World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) yang diikuti oleh 16 negara dengan total 549 peserta. Kedua even besar ini terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbud Republik Indonesia.
Afiyah, yang selama ini sangat mengidolakan Marie Curie, perempuan pertama peraih hadiah Nobel bidang Fisika dan Kimia (Tahun 1903 dan 1911) berharap ke depan semakin banyak siswa madrasah yang mampu bersaing di tingkat nasional dan global sebagai wujud pendidikan yang berhasil dalam segala aspek dan bidang kehidupan.
“Alhamdulillah, keberhasilan dan sukses dalam perjuangan dirinya meraih cita-cita, tidak terlepas dari doa kedua orangtuanya. Motivasi dan dukungan yang diberikan oleh madrasah tempat dirinya menimba ilmu. Saya bertemu banyak guru dengan dedikasi mengajar yang tinggi dan membuat dirinya dapat bertahan dan betah sampai duduk di kelas XII serta berhasil lulus SNBP 2025 di Institut Teknologi Bandung,” ujarnya.
Peraih juara 1 di MAN 2 Padangsidimpuan lima kali berturut-turut ini menceritakan, asrama terpadu yang disediakan oleh pemerintah menjadi saksi betapa besarnya kiprah Kementerian Agama Republik Indonesia sangat intens dalam memajukan pendidikan Indonesia.
“Orang tua saya, selalu mendukung dan mendoakan, juga selalu mengingatkan dirinya agar tidak sombong atas pencapaian prestasi diperoleh sehingga bisa mendapatkan kursi di universitas terkenal yang selama ini mwnjadi impian,” kata Afiyah dengan penuh haru.(Rel).
Saudara kembar Ihsan/Irsan siswa MAN 2 Padangsidimpuan lulus SNBP di UI dan UM
Padangsidimpuan (Satu Nusantara News) - Saudara kembar Ihsan Riski Siregar dan Irsan Riski Siregar, siswa MAN 2 Padangsidimpuan yang duduk...