Medan (Satu Nusantara News) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar turnamen badminton antar warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Medan, Senin (07/10).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan olahraga dan membangun kebersamaan di antara para warga binaan.
Turnamen bulutangkis ini diikuti oleh 44 warga binaan yang dibagi menjadi, Grub B Junior 32 peserta, Grup A Senior 12 peserta dengan pertandingan ganda putra. Selain untuk meningkatkan fisik, acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan di antara para peserta.
Kalapas Kelas I Medan, M. Pithra Jaya Saragih, dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut, berharap agar turnamen ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk berprestasi.
“Dengan diselenggarakannya turnamen ini, para warga binaan dapat menemukan cara untuk menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang olahraga, sekaligus menyiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” kata Pihtra.
Turnamen ini berlangsung di lapangan bulutangkis yang telah disediakan di Gedung T5 Lapas Kelas I Medan, yang merupakan lapangan untuk mendukung berbagai kegiatan olahraga.
Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari, dengan pertandingan yang menarik perhatian seluruh warga binaan dan petugas Lapas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan jasmani yang diusung oleh Lapas untuk membantu warga binaan beradaptasi dan memperbaiki diri selama menjalani masa hukuman. Selain itu, diharapkan dapat mengurangi stres dan meningkatkan semangat positif di lingkungan Lapas.
Pertandingan dilakukan dengan sistem gugur, di mana setiap pasangan berkompetisi untuk merebut gelar juara. Para pemenang akan mendapatkan medali dan sertifikat sebagai penghargaan atas usaha dan semangat sportivitas yang ditunjukkan.
Pro Liga 2026 di Sumut jadi pemicu popularitas olahraga di masyarakat
Deli Serdang (Satu Nusantara News) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara, Surya berharap dengan hadirnya Pro Liga di Sumut menjadi...









