Medan (Satu Nusantara News) – Pemerintah Kota (Pemko) terus mendorong untuk pembentukan (Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Medan, mengingat tingginya angka kejahatan narkoba di Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini.
“Kami sangat berharap bisa terbangun BNN Kota Medan. Dengan tingginya angka kejahatan narkoba sudah selayaknya di Kota Medan memiliki BNN Kota”, kata Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, didampingi Aspemsos Muhammad Sofyan, Kasat Pol PP Muhammad Yunus, dan Plt Kadis Kesehatan Irliyan Syahputra, saat menerima kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut, Brigjend Pol Tatar Nugroho di rumah dinas Wali Kota, Rabu (17/12).
Selain meningkatkan sinergitas dalam mengatasi permasalahan narkoba, dalam pertemuan ini Rico Waas dan Kepala BNN Provinsi Sumut juga membahas pembentukan BNN Kota Medan.
Menurut Rico Waas, guna mendukung pembentukan BNN Kota, Pemko Medan melalui Brida telah melakukan riset. Selain itu terdapat juga gedung yang dapat dipinjam pakai untuk kantor BNN Kota Medan.
“Dengan adanya BNN Kota Medan nantinya dalam mengatasi kejahatan narkoba bisa berkoordinasi sampai dengan tingkat Kecamatan dan Kelurahan. Kami siap mendukung hadirnya BNN Kota Medan dengan memberikan gedung yang bisa dipinjam pakaikan untuk kantor BNN Kota Medan”, jelas Rico Waas.
Rico Waas menyebutkan, kejahatan narkoba ini memang seperti monster atau hal yang menakutkan di tengah masyarakat. Berdasarkan data dari 151 Kelurahan di Kota Medan, terdapat 145 Kelurahan yang terpapar kejahatan narkoba.
“Untuk meredam angka kejahatan narkoba di Kota dibutuhkan dukungan sinergitas dari BNN Provinsi Sumut. Efek dari narkoba ini berdampak tidak baik bagi kehidupan masyarakat, mulai dari begal dan rayap besi”, ucap Rico Waas.
Sebelumnya Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut, Brigjend Pol Tatar Nugroho menyampaikan kehadirannya untuk meningkatkan sinergitas dengan Pemko Medan dalam mengatasi kejahatan narkoba di Kota Medan.
Menurut Tatar Nugroho, berdasarkan survei, Provinsi Sumut kejahatan narkobanya nomor satu. Jika di persentase angka kejahatan dari tahun sebelumnya di tahun ini meningkat.
“Kita akan evaluasi program yang telah kita jalankan. Dengan bersinergi nantinya kita kemas kegiatan yang bisa berdampak positif untuk mengatasi kejahatan narkoba. Selain itu beberapa wilayah yang rawan narkoba juga sudah kembali di petakan”, kata Kepala BNN Provinsi Sumut didampingi Penyidik Ahli Madya, Kombes Pol Josua Tampubolon, Kabag Umum BNNP Sumut, Roy Fadhly Hasibuan dan Perencana Ahli Pertama, Arie Sandra.
Terkait pembentukan BNN Kota, Brigjend Pol Tatar Nugroho menyatakan akan mendukung dan membantu untuk terwujudnya Pembentukan BNN Kota. Apalagi Wali Kota Medan Rico Waas bersemangat penuh agar BNN Kota Medan terbentuk.
“Kami akan berkoordinasi ke pusat untuk percepatan pembentukan BNN Kota Medan”, jelasnya.(MN)
Kejati Sumut tahan Direktur Utama PT PASU dugaan Korupsi Penjualan Aluminium tahun 2018 sampai 2024
Medan (Satu Nusantara News) - Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), menahan Direktur Utama PT....









