Medan (Satu Nusantara News) – Produk tempe hasil karya warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan diberi nama “RAGUSTA TEMPE” berhasil menembus pasar dan juga dipercaya menjadi salah satu pemasok bahan pangan ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rutan Kelas I Medan kembali menunjukkan hasil positif.Melalui kegiatan produksi yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, warga binaan Rutan Kelas I Medan mampu menghasilkan tempe berkualitas yang memenuhi standar kebutuhan dapur MBG. Setiap minggunya, RAGUSTA TEMPE secara rutin menyuplai sebanyak 220 batang tempe dengan total berat mencapai kurang lebih 106 kilogram.
Keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Rutan Kelas I Medan dalam melaksanakan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kewirausahaan. Selain memberikan keterampilan produksi, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan pengetahuan tentang manajemen usaha, kualitas produk, serta kedisiplinan kerja.
Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, Rabu (17/12) mengatakan bahwa masuknya RAGUSTA TEMPE ke dapur MBG menjadi bukti bahwa hasil karya warga binaan mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat. “Alhamdulillah tempe produksi warga binaan kita berhasil masuk untuk menyuplai kebutuhan tempe di dapur MBG. Hal ini membuktikan bahwa hasil karya warga binaan mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan dan kepercayaan diri saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Andi Surya.
Melalui kerja sama ini, Rutan Kelas I Medan berharap program pembinaan kemandirian terus berkembang dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.(MN)
Gubernur Sumut arahkan pembangunan ekonomi tahun 2026 dengan menempatkan UMKM dan koperasi penggerak utama
Medan (Satu Nusantara News) - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengarahkan pembangunan ekonomi Sumut tahun 2026 dengan menempatkan...









