Jumat, April 3, 2026
  • Login
Satu Nusantara
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Satu Nusantara
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
Home EKONOMI

PTPN Group siapkan strategi revitalisasi untuk kembalikan Kejayaan Industri Karet Nasional

Munawar by Munawar
November 20, 2024
in EKONOMI
0
Kepala Pusat Penelitian Karet, Suroso Rahutomo, dalam International Rubber Conference 2024 yang digelar bersama International Rubber Research and Development Board (IRRDB) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) di Royal Ambarukmo Hotel, Yogyakarta.(Satunusantara news/HO-Humas Perkebunan Nusantara PTPN III).

Kepala Pusat Penelitian Karet, Suroso Rahutomo, dalam International Rubber Conference 2024 yang digelar bersama International Rubber Research and Development Board (IRRDB) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) di Royal Ambarukmo Hotel, Yogyakarta.(Satunusantara news/HO-Humas Perkebunan Nusantara PTPN III).

320
SHARES
2.5k
VIEWS

Yogyakarta (Satu Nusantara News) – Karet alam telah lama menjadi komoditas strategis bagi perekonomian Indonesia, terutama sebagai akselerator pembangunan daerah pedesaan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Komoditas ini menopang kehidupan sekitar 2,1 juta rumah tangga petani dan memberikan kontribusi devisa sebesar USD 1,76 miliar pada tahun 2023. Namun, di tengah potensinya yang besar, sektor karet alam menghadapi tantangan serius yang mengancam keberlanjutannya.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Penelitian Karet, Suroso Rahutomo, dalam International Rubber Conference 2024 yang digelar bersama International Rubber Research and Development Board (IRRDB) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) di Royal Ambarukmo Hotel, Yogyakarta, Selasa-Kamis (19-21/11).
“Karet alam terus memainkan peran penting di sektor pertanian Indonesia, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Kemampuan perkebunan karet dalam menyerap karbon, konservasi tanah dan air menjadikannya salah satu komoditas yang ramah lingkungan,” ujar Suroso.
Meskipun perannya strategis, kinerja industri karet alam dalam negeri mengalami tren penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Data menunjukkan penurunan volume produksi domestik sebesar 3,60 persen per tahun selama lima tahun terakhir, yang mengakibatkan pasokan bahan baku ke pabrik karet lemah menurun drastis.
“Kekurangan pasokan ini bahkan menyebabkan lebih dari 50 perusahaan karet remah menghentikan operasinya,” tambah Suroso.
Kondisi ini turut berdampak pada ekspor karet alam Indonesia yang turun hingga 8,36 persen per tahun. Suroso menyebutkan, beberapa faktor penyebabnya, mulai dari rendahnya harga karet selama lebih dari satu dekade, wabah penyakit Pestalotiopsis yang mengurangi produktivitas hingga 40 persen sejak 2018, hingga dampak perubahan iklim yang membuat musim menjadi terlalu kering atau basah.
“Banyak petani meninggalkan perkebunan karet, menghentikan penyadapan atau menunda peremajaan tanaman. Kenaikan biaya tenaga kerja, pupuk, insektisida, dan sumber daya produksi lainnya setiap tahun juga memperparah situasi,” katanya.
Wakil Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, dalam Keynote Speech nya, menegaskan bahwa revitalisasi industri karet alam menjadi agenda penting bagi PTPN dalam mendukung keberlanjutan sektor perkebunan nasional.
“Karet alam bukan hanya komoditas strategis bagi perekonomian nasional, tetapi juga simbol penghidupan bagi jutaan keluarga petani di pedesaan. Kami berkomitmen untuk memastikan industri ini tetap menjadi salah satu pilar utama ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Ia menyebutkan, bahwa PTPN sedang fokus pada upaya peremajaan kebun karet dengan varietas unggul serta pemanfaatan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas. PTPN juga bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mengembangkan industri hilir berbasis karet alam di dalam negeri. Dengan begitu, ketergantungan pada pasar ekspor dapat diminimalkan, dan nilai tambah bagi karet alam dapat dirasakan langsung di tanah air.
Denaldy juga menekankan pentingnya dukungan regulasi dari pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif bagi petani karet, termasuk insentif harga, subsidi pupuk dan fasilitasi peremajaan tanaman.
“Kunci dari keberhasilan sektor ini adalah sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan petani. Dengan langkah yang tepat, kita tidak hanya dapat mengatasi tantangan saat ini, tetapi juga mengembalikan kejayaan industri karet alam Indonesia,” ucapnya. (Rel).

Previous Post

Holding Perkebunan Nusantara siap implementasikan intercropping padi gogo di lahan PSR dukung swasembada beras

Next Post

Menkumham minta kepada seluruh pimti bangun sistem kerja yang tranparan

Munawar

Munawar

Related News

PLN UID Sumut bedah rumah kepada keluarga prasejahtera di Secanggang Kabupaten Langkat

PLN UID Sumut bedah rumah kepada keluarga prasejahtera di Secanggang Kabupaten Langkat

by Munawar
April 2, 2026
0

Langkat (Satu Nusantara News) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN...

Gubernur berharap Kunker Komisi II DPR berdampak positif bagi pengembangan Bank Sumut ke depan

Gubernur berharap Kunker Komisi II DPR berdampak positif bagi pengembangan Bank Sumut ke depan

by Munawar
April 2, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi II DPR...

PLN UID Sumut resmikan DRC dan HSSE Control Center percepat pemulihan gangguan dan perkuat budaya keselamatan kerja

PLN UID Sumut resmikan DRC dan HSSE Control Center percepat pemulihan gangguan dan perkuat budaya keselamatan kerja

by Munawar
April 1, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat transformasi layanan kelistrikan melalui...

Kunjungan wisatawan ke Sumut selama Lebaran 2026 capai 360 ribu

Kunjungan wisatawan ke Sumut selama Lebaran 2026 capai 360 ribu

by Munawar
April 1, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Utara selama periode Lebaran 2026 mencapai 360 ribu orang. "Angka...

Next Post
Menkumham minta kepada seluruh pimti bangun sistem kerja yang tranparan

Menkumham minta kepada seluruh pimti bangun sistem kerja yang tranparan

DJKI bekerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Sumut gelar Survei IKM

DJKI bekerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Sumut gelar Survei IKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News

Pemprov Sumut mulai laksanakan pembangunan dua ruas jalan provinsi  menghubungkan Kabupaten Toba dan Labura 

Pemprov Sumut mulai laksanakan pembangunan dua ruas jalan provinsi  menghubungkan Kabupaten Toba dan Labura 

April 1, 2026
IKAT’88 gelar event bergengsi 40 Years Inauguration Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course Jakarta

IKAT’88 gelar event bergengsi 40 Years Inauguration Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course Jakarta

November 16, 2024

Dosen Agama Islam Unimed beri pendampingan bagi mahasiswa belajar baca Al- Qur’an

Oktober 26, 2024
ADVERTISEMENT

Alamat Redaksi

Jalan Halat Nomor 34/17 Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota,Kota Medan, Sumatera Utara.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

Hak Cipta Satunusantara.news© 2025 Web Development PT.TAB

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL

Hak Cipta Satunusantara.news© 2025 Web Development PT.TAB

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In