Medan (Satu Nusantara News) – Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan H. Zulfan Effendi mengatakan, seorang Tamu Allah atas nama Robiyah Sayun Tawan (72) asal Embarkasi Solo masih dirawat intensif di RSUD Amri Tambunan Deli Serdang Lubuk Pakam, Sumatera Utara.
“Pihak Embarkasi Medan terus memantau kondisi kesehatan Robiyah sampai dinyatakan sembuh,” ucap Zulfan, di Medan, Kamis (23/05).
Sebelumnya, Petugas Karantina Kesehatan Medan, Rabu (22/05) sekira pukul 05.20 WIB P dihubungi oleh pihak maskapai Garuda Indonesia bahwa ada jemaah asal Embarkasi Solo yang membutuhkan pemeriksaan.
Jemaah ini menggunakan pesawat GA6137 dengan rute SOC-KNO-MED, pesawat landing pukul 05.35 WIB. b di W 12
Dilakukan pemeriksaan penumpang pada pukul 05.40 WIB atas nama Robiyah Sayun Tawan asal Solo, usia 72 tahun, jenis kelamin perempuan dengan kondisi lemas dan sesak napas, sensorium: compos menthis,
saturasi O2 92 persen, TD: 130/82 mmHg, HR 97x/i, RR : 16x/i
Jemaah sebelum terbang kondisi masih baik dan diijinkan untuk berangkat. Namun satu jam sebelum landing di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, jemaah mengalami penurunan kesadaran.
Kadar oksigen 73 persen, TD 80/60 mmhg.
Oleh Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), jemaah diberikan infus RL dan NaCl 0,9 persen + Oksigen.
Jemaah dinyatakan tidak layak untuk terbang dan di rujuk ke RSUD Amri Tambunan Deli Serdang Lubuk Pakam Dengan Diagnosa: Desaturasi ec + HHD.
Tim SAR gabungan temukan lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusarung Kabupaten Pangkep
Pangkep (Satu Nusantara News) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Desa...









