Tapanuli Selatan (Satu Nusantara News) – Satgas Yonzipur I/DD bersama PT Nindya Karya terus mempercepat pembangunan Jembatan Bailey hingga malam hari di Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.
Upaya percepatan dilakukan dengan mengintensifkan pekerjaan konstruksi, termasuk pelaksanaan pekerjaan, guna segera memulihkan akses transportasi masyarakat pascabencana.
Percepatan pembangunan jembatan tersebut dilakukan, Selasa (30/12) sebagai bagian dari penanganan darurat infrastruktur pascabencana. Satgas Yonzipur I/DD bersama PT Nindya Karya bekerja secara terpadu untuk memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan sesuai rencana dan standar teknis yang ditetapkan.
Pada tahap pekerjaan saat ini, kegiatan difokuskan pada penyiapan abutmen tepi dekat jembatan. Rangkaian pekerjaan meliputi pemasangan papan lantai, penyiapan material pemasangan jembatan, pengisian batu ke dalam kawat mal bronjong sebagai penguat struktur, serta pemasangan gelagar lintang sebagai penopang utama konstruksi.
Selain itu, personel di lapangan juga melaksanakan pemasangan papan pengapit dan papan lapis aus. Seluruh pekerjaan tersebut dilakukan secara bertahap dan teliti untuk menjamin kekuatan serta keamanan konstruksi Jembatan Bailey sebelum difungsikan oleh masyarakat.
Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Bailey telah mencapai 95 persen.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, mengatakan percepatan pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud sinergi antara TNI dan mitra pelaksana dalam membantu masyarakat pascabencana.
“Pengerjaan yang dilakukan hingga malam hari menunjukkan komitmen bersama agar jembatan ini segera selesai dan dapat digunakan untuk mendukung kembali mobilitas serta aktivitas warga,” ujarnya.(MN)
Pangdam I/BB kembali tinjau kedatangan bantuan ekskavator dari Kasad di Pelabuhan Belawan
Belawan (Satu Nusantara News) - Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa kembali meninjau kedatangan bantuan eskavator dari Kepala Staf...









