Tapanuli Selatan (Satu Nusantara News) – Satgas Yonzipur I/DD bersama PT Nindya Karya menuntaskan pembangunan Jembatan Bailey di atas Sungai Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.
Jembatan tersebut sebelumnya mengalami akses jalan terputus akibat banjir bandang dan kini kembali dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan tindak lanjut penanganan darurat infrastruktur pascabencana. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)/Dinas Pekerjaan Umum menunjuk PT Nindya Karya sebagai vendor pelaksana pembangunan jembatan, dengan dukungan Satgas Yonzipur I/DD di lapangan guna mempercepat pemulihan konektivitas wilayah terdampak.
Jembatan Bailey Sungai Garoga yang sebelumnya akses jalannya terputus akibat banjir bandang kini kembali dapat digunakan untuk mendukung aktivitas masyarakat, memperlancar distribusi logistik pascabencana, serta memulihkan konektivitas antara Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pada Rabu (01/01) proses pembangunan melibatkan 43 personel Satgas Yonzipur I/DD bersama PT Nindya Karya. Jembatan Bailey yang dibangun memiliki panjang bentangan 44 meter, lebar 3,75 meter, serta kapasitas beban hingga 30 ton. Tahapan akhir pekerjaan difokuskan pada penyelesaian konstruksi dan pengecekan teknis.
Dengan rampungnya seluruh tahapan pekerjaan, progres pembangunan Jembatan Bailey di Sungai Garoga telah mencapai 98 persen.Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas, aktivitas sosial, serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah Tapsel dan sekitarnya.(MN)
Pangdam I/BB kembali tinjau kedatangan bantuan ekskavator dari Kasad di Pelabuhan Belawan
Belawan (Satu Nusantara News) - Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa kembali meninjau kedatangan bantuan eskavator dari Kepala Staf...









