Medan (Satu Nusantara News) – Sultan Deli ke XIV, Tuanku Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah di Masjid Raya Al- Mashun Medan, Sumatera Utara, Senin (31/03), juga diikuti oleh ribuan umat muslim di Kota Medan, Sumatera Utara.
Sultan Deli ke XIV Tuanku Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, lahir di Medan Deli, Medan, Sumatera Utara, 29 Agustus 1998.
Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah adalah Sultan Deli ke XIV yang naik tahta sejak 23 Juli 2005. Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah menjadi Sultan Deli termuda dalam sejarah, dalam usia 8 tahun.
Ribuan umat muslim melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah di Masjid Raya Al- Mashun Medan, Sumatera Utara.
Khatib Shalat Idul Fitri 1446 H, Prof. Dr. H. Muzakir,MA, dalam khotbahnya mengatakan bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, ampunan dan rakhmat serta kasih sayang dari Allah SWT.
Diwajibkan kepada seluruh orang Islam yang beriman untuk melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan dengan tujuan agar menjadi orang-orang yang bertakwa.
“Menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan juga memiliki banyak keutamaan baik untuk diri sendiri maupun hubungan sesama manusia serta hubungan dengan Allah SWT,” ujarnya.
Ia menyebutkan, hikmah menjalankan ibadah puasa berkaitan erat dengan amalan puasa yang dijalani, tidak terbatas hanya dengan menahan lapar dan dahaga, namun berkaitan pula dengan menjalankan amalan ibadah puasa Ramadhan lainnya, seperti bersedekah, itikaf, membaca Al-Qur’an, shalat tarawih, menghindarkan diri dari perbuatan yang haram, serta kegiatan lain dalam kehidupan ini.
“Kemudian pada bulan puasa itu adalah malam Lailatul Qadar, yaitu turunnya kitab suci Al Qur’an,” jelasnya.
Prof Muzakir menambahkan, usai umat muslim melaksanakan ibadah Puasa yang penuh berkah ini hendaknya menjadi ajang intropeksi diri dan memperbaiki iman, moral dan hati yang lebih baik lagi, demi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Selain itu, agar lebih pempererat silaturahim dan meningkatkan kepedulian kepada sesama, rasa persaudaraan yang cukup tinggi sesama umat muslim,” katanya.
Sementara itu, yang bertindak sebagai Imam pada Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah adalah H. Syafrizal, S.Pd.I, dan dihadiri oleh umat muslim yang berasal dari Kota Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya dan daerah lainnya yang melakukan mudik. (MN).