Jakarta (Satu Nusantara News) – Hingga hari ini, lebih dari tiga juta anak Indonesia tidak bersekolah, sebagian besar berasal dari keluarga miskin ekstrem.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Sekolah Rakyat, sekolah berasrama gratis yang dirancang khusus bagi anak-anak dari keluarga termiskin.
Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga memastikan pemenuhan hak dasar lainnya seperti gizi, kesehatan, bimbingan karakter, serta keterlibatan keluarga dan komunitas. Sebanyak 63 titik sekolah telah dibuka per Juli 2025, akan berkembang menjadi 159 titik hingga akhir tahun, dan menargetkan lebih kurang 15.000 siswa dari seluruh Indonesia
Sekolah Rakyat adalah bagian dari pelaksanaan Asta Cita ke-4 dan berlandaskan pada amanat konstitusi:
Pasal 28C dan 31 UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Negara hadir untuk memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari hak atas masa depan.(Rel)
Gubernur serahkan SK penugasan kepada 248 kepala sekolah se- Sumut dan jangan ada Pungli
Medan (Satu Nusantara News) - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan kepada 248 kepala sekolah jenjang...









