Tapanuli Utara (Satu Nusantara News) – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban tanah longsor di area Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yang berlokasi di Kecamatan Aek Sibundong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Sabtu (29/11).
Operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan untuk menemukan dua korban lainnya yang hingga saat ini masih dinyatakan hilang.
Kejadian longsor terjadi, Rabu,(26/11) setelah intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menimpa area kerja proyek, mengakibatkan beberapa orang pekerja tertimbun.
Setelah menerima laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan segera mengirimkan personel menuju lokasi. Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri atas Basarnas Medan, TNI–Polri, BPBD, Pemerintah Daerah setempat, pihak PLTM, dan potensi SAR lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, sebagai Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC) mengatakan, proses pencarian kembali dilanjutkan dengan melakukan penyisiran pagi tadi di sekitar lokasi dengan menggunakan peralatan ringan dan excavator.
Hingga akhirnya pada sore sekitar Pukul 16.19 WIB, korban atas nama Anggiat Sahat Manalu (36) ditemukan tidakm berapa jauh dari lokasi dan berada di bawah bangunan yang runtuh. korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga melalui aparat terkait.
Hingga saat ini dua korban lainnya masih belum ditemukan. Tim terus melanjutkan pencarian dua korban yang masih dinyatakan hilang dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan di area lereng yang masih berpotensi bergerak.
“Tim SAR Gabungan bekerja semaksimal mungkin di lapangan. Kondisi cuaca dan struktur tanah yang labil menjadi tantangan tersendiri, namun tidak mengurangi komitmen kami untuk menemukan seluruh korban. Kami memohon doa dan dukungan agar proses pencarian dua korban lainnya dapat segera membuahkan hasil,” ujar Hery Marantika.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memperkuat operasi di lapangan.
“Sinergi antarinstansi sangat membantu mempercepat proses. Kami mengimbau seluruh personel tetap mengutamakan keselamatan mengingat potensi longsor susulan masih ada,” katanya.
Operasi SAR akan dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan atau sesuai dengan SOP Operation Time yang berlaku.(MN)
The Ultimate Guide to Rental Business in Dubai
When it comes to renting a vehicle, finding the right rental firm can make all the difference. In Dubai, there...





