Medan (Satu Nusantara News) – Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali mencatat sejarah penting dalam dunia pendidikan kesehatan nasional setelah resmi meraih Akreditasi Internasional dari Indonesian Accreditation Agency for Higher Education in Health (IAAHEH) untuk Program Studi (Prodi) Sarjana Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter.
Capaian prestisius ini menjadikan UNPRI sebagai kampus swasta pertama di Indonesia yang memperoleh pengakuan internasional tersebut, sekaligus menegaskan posisinya sebagai Universitas Swasta Go Internasional dan pionir dalam pengembangan pendidikan kedokteran modern di Tanah Air.
Akreditasi internasional yang berlangsung pada 8–11 September 2025 dilakukan melalui proses penilaian menyeluruh oleh tim asesor IAAHEH yang terdiri atas para pakar dan akademisi kesehatan berpengalaman, yakni Prof. Dr. dr. Dedi Afandi, DFM., Sp.FM., Subsp.EM(K)., MM., MARS. (Ketua Tim Asesor), Dr. dr. Soegianto Ali, M.Med.Sc, Dr. dr. I Gusti Putu Suka Aryana, Sp.PD-K Ger, FINASIM, Dr. Abdul Razzak Bin Mohd Said, dan dr. Yudha Nurhantari, Ph.D., Sp.FM-K SBM.
Selama empat hari, tim asesor melakukan survei lapangan secara komprehensif di berbagai fasilitas akademik dan mitra pendidikan UNPRI, termasuk Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Ilmu Kesehatan, RSU Royal Prima Medan, RSU Royal Prima Marelan, RSK Mata Prima Vision, Puskesmas Teladan, serta Puskesmas Simpang Limun.
Penilaian mencakup kurikulum, sarana pendidikan, rumah sakit jejaring, mutu dosen, tata kelola akademik, kesiapan mahasiswa, hingga kualitas lulusan. Setelah melalui seluruh tahapan, UNPRI dinyatakan memenuhi standar dan berhak memperoleh Akreditasi Internasional IAAHEH.
Keberhasilan ini tidak dapat dilepaskan dari kepemimpinan Dekan Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Ilmu Kesehatan UNPRI, Prof. Dr. dr. H. Gusbakti Rusip, M.Sc., Sp.KKLP., Subsp.FOMC(K)., PKK., AIFM., AIFO-K beserta para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta mitra rumah sakit yang bekerja keras mempersiapkan seluruh standar penilaian.
Rektor UNPRI, Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan bukti bahwa kualitas pendidikan kedokteran UNPRI telah diakui secara global.
“Akreditasi Internasional IAAHEH adalah pengakuan dunia atas mutu pendidikan yang kami bangun. Ini bukan sekadar pencapaian administrasi, melainkan legitimasi bahwa UNPRI mampu memenuhi dan melampaui standar pendidikan kedokteran internasional,” ujar Prof Chrismis, di Kampus Utama UNPRI, Medan, Jumat (5/12).
Rektor menambahkan, pengakuan internasional tersebut membuka peluang kerja sama global yang lebih luas, meningkatkan reputasi institusi, dan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa serta para lulusan.
Sementara itu, Ketua BPH Yayasan Perguruan Tinggi Prima Indonesia, Prof. Dr. Tommy Leonard, SH., M.Kn., juga mengapresiasi keberhasilan monumental ini.
“Keberhasilan UNPRI meraih Akreditasi Internasional IAAHEH merupakan tonggak penting yang menandai transformasi UNPRI sebagai universitas modern yang siap bersaing secara global. Sebagai kampus swasta pertama di Indonesia yang meraih akreditasi internasional ini, UNPRI telah membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan kesehatan berstandar dunia,” ucapnya.
Prof Tommy menambahkan, dengan diraihnya Akreditasi Internasional IAAHEH ini, UNPRI semakin menegaskan posisi sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran terbaik di Indonesia sekaligus role model bagi kampus lain yang ingin mencapai standar global.
“Pengakuan ini memperkuat identitas UNPRI sebagai kampus multietnis dan pusat pendidikan kesehatan berdaya saing internasional. UNPRI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kolaborasi global, dan menghasilkan dokter-dokter muda yang profesional, humanis, serta siap menjawab tantangan kesehatan era modern,” kata Prof Tommy. (MN)
Wali Kota Medan hadiri pencanangan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Tanjung Selamat
Medan (Satu Nusantara News) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Sekda Wiriya Alrahman, menghadiri pencanangan Pembangunan...









