Medan (Satu Nusantara News) – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait penyaluran paket bantuan Presiden RI bagi masyarakat terdampak bencana di ruang kerjanya Kantor Gubernur Sumut, Rabu (11/03).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra, dalam pengarahannha mengatakan bahwa bantuan yang disiapkan terdiri atas paket bantuan Presiden dan sumbangan pihak swasta. Bantuan Presiden berupa 181.027 pcs sajadah, Alquran, mukena, dan sarung. Selain itu, terdapat 478.016 pcs pakaian serta kebutuhan lainnya dari pihak ketiga.
Penyaluran bantuan tersebut difokuskan bagi masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Tito Karnavian menyebutkan, secara teknis bantuan akan dikirimkan ke daerah untuk selanjutnya diserahkan kepada bupati dan wali kota. Ia juga meminta agar birokrasi tidak menghambat distribusi bantuan di lapangan, sehingga seluruh bantuan dapat segera diterima masyarakat terdampak sebelum perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
“Jangan sampai bantuan ini nanti menumpuk lagi di gudang. Saya harapkan langsung dibagikan segera kepada masyarakat terdampak bencana sebelum perayaan Idulfitri,” ucap Tito Karnavian.
Mendagri juga berharap para gubernur serta pemerintah kabupaten/kota dapat mengambil kebijakan cepat agar bantuan tersebut memberikan dampak langsung bagi warga yang membutuhkan, terutama menjelang hari raya.
“Saya harap ini dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat segera kita sampaikan amanah ini,” ucap Tito Karnavian.(MN)
Desa Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan diusulkan jadi Warisan Dunia UNESCO miliki budaya megalitik
Medan (Satu Nusantara News) - Desa Adat Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, diusulkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO,...









