Medan (Satu Nusantara News) – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan bahwa jabatan Inspektur bukanlah jabatan sembarangan, melainkan posisi strategis yang menuntut ketelitian, ketegasan, dan pemahaman aturan secara baik, namun tetap humanis.
“Pentingnya peran Inspektorat sebagai kunci keberhasilan reformasi birokrasi,” kata Rico Waas, dalam sambutannnya saat mengambil sumpah jabatan dan melantik Erfin Fahrurrazi sebagai Inspektur, di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Rabu (10/09).
Pengambilan sumpah dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama itu juga ditandai dengan pembacaan Fakta Integritas oleh pejabat yang dilantik.
Rico Waas menyebutkan, Inspektorat adalah garda terdepan dalam mendorong terwujudnya birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Reformasi birokrasi salah satunya berada di tangan Inspektur.
Menurut dia, Inspektorat harus mampu memperkuat kepercayaan masyarakat, menjadi lembaga yang disegani, dan dipercaya dalam menampung laporan serta keluhan masyarakat. Selain penindakan, Inspektorat juga diharapkan melahirkan program-program pencegahan agar ASN berhati-hati dalam menjalankan tugasnya.
“Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bekerja profesional, jujur, dan sesuai aturan. Kita ingin Inspektorat hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga mencegah agar aparatur tidak tercebur dalam hal-hal yang merugikan,” ucapnya.
Rico Waas menambahkan, ASN yang tidak disiplin atau melanggar peraturan berpotensi kehilangan jabatan. Karena itu, ia berharap pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan program kerja nyata dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Inspektorat harus menjadi jembatan yang memperkuat birokrasi Kota Medan, agar pembangunan berjalan tertib, rapi, dan berintegritas,” kata Wali kota Medan (Diskominfo Medan)
Pemko Medan terus persiapkan jadi tuan rumah Rakernas XVIII APEKSI tahun 2026
Medan (Satu Nusantara News) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII...









