Medan (Satu Nusantara News) – Wali kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen terus membuka diri untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan pemuda.
“Kami ingin aspirasi disampaikan dengan baik, dan pemimpin mau mendengarkan isi hati pemuda. Kita harus terbuka, saling mendengar, baik masyarakat, pemuda, maupun pemerintah. Inilah wujud kepedulian kita terhadap Indonesia,” kata Rico Waas, dalam sabutannya pada kegiatan Silaturahmi Pemuda yang digelar KNPI Medan di Gedung PKK Medan, Kamis (04/09) malam.
Rico Waas menyebutkan, ingin aspirasi disampaikan dengan baik, dan pemimpin mau mendengarkan isi hati pemuda. “Kita harus terbuka, saling mendengar, baik masyarakat, pemuda, maupun pemerintah. Inilah wujud kepedulian kita terhadap Indonesia,” ucapnya.
Ia menekankan, bahwa pemuda memiliki peran penting sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.
“Kita diskusi tentang apa yang ingin kita bangun, serta apa harapan kita terhadap Medan dan Indonesia. Bukan tidak mungkin, 20 tahun ke depan, pemuda yang hadir di sini bisa menjadi pemimpin bangsa ini,” ujarnya.
Rico Waas juga menegaskan suasana kondusif harus tetap dijaga, kompleksitas persoalan Kota Medan menuntut keterlibatan semua pihak.
“Dengan 2,5 juta penduduk Kota Medan, masalah ekonomi, hukum, maupun infrastruktur tidak bisa diselesaikan sendiri. Saya juga warga Medan, ikut merasakan masalah yang sama. Karena itu, aspirasi masyarakat dan pemuda sangat penting, tapi harus disampaikan dengan cara yang baik,” jelasnya.
Rico Waas mengingatkan, terkait sejumlah aksi yang berujung ricuh di beberapa daerah, agar pemuda tidak terjebak provokasi. “Aksi jangan sampai diprovokasi hingga berujung anarkis. Saya yakin rekan-rekan pemuda tidak menginginkan itu. Yang penting aspirasi disampaikan dengan cara baik, menyuarakan kegelisahan masyarakat, pemuda, dan mahasiswa,” katanya.
Orang nomor satu di Pemko Medan, juga mendorong pemuda untuk memanfaatkan teknologi dan media sosial secara positif.
“Gunakan media sosial untuk hal yang baik, bukan memecah belah. Aspirasi harus dibawa dengan solusi agar bisa bertemu jalan tengah. Kehadiran Dandim, Kapolres, dan pimpinan daerah malam ini adalah bukti kebersamaan kita. Mari kita sejukkan Medan dengan visi yang baik. Kita tidak bisa bekerja sendiri, tetapi bersama-sama bisa menjaga kondusivitas. Medan semakin dewasa dalam menjaga kedamaian. Kita harus saling mendukung demi membangun kota ini,” kata Rico.
Ketua DPD KNPI Medan, Rizawan Usty Siregar, mengatakan komitmen pemuda menjaga suasana aman. “Hari ini kita berkumpul dalam Silaturahmi Pemuda untuk menjaga kota Medan tercinta. Kita boleh bertanya, memberi saran, dan menyampaikannya langsung kepada para pimpinan yang hadir. Pemuda Medan tidak suka menjarah. Mahasiswa dan pemuda Medan masih tertib dalam berdemo. Seluruh KNPI Kecamatan ikut mendukung suasana tetap kondusif,” ujarnya.
Dalam forum diskusi tersebut, para pemuda juga berharap pimpinan daerah dapat lebih sering menjumpai masyarakat, termasuk demonstran, untuk mendengar langsung aspirasi mereka.Acara ini juga dihadiri Dandim 0201/Medan, Ketua DPRD Kota Medan, dan Plt Kapolrestabes Medan.(Diskominfo Medan)





