Medan (Satu Nusantara News) – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM, meminta kepada jemaah haji agar memperbanyak doa dan istighfar selama melaksanakan rangkaian ibadah haji di tanah suci.
“Mohon ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang pernah dilakukan. Ibadah haji sendiri memiliki keutamaan menghapus dosa dan membuat jemaah kembali seperti bayi yang baru lahir, fitrah dari dosa,” ucap Qosbi, dalam sambutannya ketika melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 11 di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Selasa (14/05).
Ketua PPIH mengatakan, setelah melaksanakan Wukuf di Arafah jemaah haji disunnahkan memperbanyak doa, karena Arafah adalah tempat yang mustajab, artinya doa di tempat ini mudah dikabulkan oleh Allah.
Saat Wukuf di Arafah, jemaah dianjurkan untuk memperbanyak zikir, doa, istighfar dan tobat. Memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah dilakukan dengan khusyuk dan ikhlas menjadi bagian penting dari ibadah di hari yang agung ini.
“Setiap doa yang dipanjatkan, setiap zikir yang dilafalkan, semua menjadi upaya mendekatkan diri kepada Allah dan agar segala dosa yang telah dilakukan diampuni sehingga hidayah dan inayah mudah masuk kedalam diri kita,” ucapnya.
Ketua PPIH menambahkan, jadikan momentum Wukuf di Arafah untuk bertaubat. Wukuf adalah salah satu rukun haji yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, dan merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Selama Wukuf, jemaah dianjurkan untuk membaca doa-doa, zikir, dan tahmid, serta memohon ampunan dosa kepada Allah SWT.
Sementara itu Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Medan Mulia Banurea mengatakan, bahwa jemaah haji Kloter 11 berjumlah 359 orang berasal dari Medan 225 orang, Tanjungbalai 118 orang, Padangsidimpuan 1 orang, Deli Serdang 6 orang, Labuhanbatu 1 orang, Asahan 1 orang, PHO Kota Medan 3 orang, TPHI 1 orang, TPIHI 1 orang dan Tim Kesehatan 2 orang.
Jemaah haji termuda atas nama Ilham Rahman (20) nomor manifes 055 dari Kabupaten Mandailing Natal, jemaah haji tertua atas nama Nurdalela Aritonang (81) nomor manifes 277 asal Kota Medan.
“Sampai dengan keberangkatan Kloter 11, jemaah haji Sumatera Utara yang sudah diberangkatkan ke tanah suci berjumlah 3.945 orang (46,84 persen) dan yang belum diberangkatkan berjumlah 4.477 orang (53,16 persen),” kata Mulia Banurea.(Rel)
Ketua Komite: Gubernur Sumut bersikap rasional dan objektif menilai usulan pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur
Medan (Satu Nusantara News) - Ketua Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur, Muslim Simbolon, meyakini Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution...









