Medan (Satu Nusantara News) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mengedukasi dan menyosialisasikan tentang pentingnya menjaga Toba Caldera UNESCO Global Geopark kepada para siswa sekolah, targetnya adalah seluruh sekolah yang ada di Sumut, sehingga memberikan dampak luas.
“Ini merupakan upaya Pemprov Sumut untuk pengelolaan Danau Toba yang telah dinobatkan sebagai warisan dunia. Menjaga kelestariannya merupakan kewajiban seluruh masyarakat, terutama siswa-siswi sekolah yang akan menjadi generasi penerus,”
kata Plt Kepala Disbudparekraf Sumut Dikky Anugrah, usai rapat finalisasi sosialisasi dan edukasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark di kantornya Deliserdang, Senin (02/06).
Dikky menyebutkan, kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Sumut Bobby Nasution, mengedukasi siswa-siswi sekolah yang akan menjadi generasi penerus menjaga Toba Caldera UNESCO Global Geopark.Gubernur berharap mereka menjadi agen-agen perubahan dalam menjaga Danau Toba.
Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini akan diselenggarakan, Selasa (03/06) secara daring, diiukti seluruh sekolah yang ada di Sumut. Kegiatan ini akan diikuti langsung Gubernur Sumut Bobby Nasution, General Manajer Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BPTCUGG), Azizul Kholis dan Ketua Dewan Pakar Kaldera Toba, RE Nainggolan.
“Gubernur mengingatkan kepada kami bagaimana pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga Geopark kita, merasa memiliki dan tentu tahu apa fungsinya bagi mereka, bagaimana Toba Caldera UNESCO Global Geopark akan memberikan dampak ekonomi, sosial dan kualitas hidup kita,” kata Dikky.
Ia menambahkan , selain kegiatan edukasi dan sosialisasi, Pemprov Sumut juga menyelenggarakan kegiatan penghijauan di kawasan Kaldera Toba, Rabu (04/06). Kegiatan yang diberi nama Gerakan Hijaukan Toba ini menargetkan 16 Geosite Kaldera Toba. Bersama pemerintah setempat, masyarakat dan relawan Pemprov melakukan penghijauan, pembersihan dan penataan 16 geosite Kaldera Toba.
“Ini satu rangkaian kegiatan kita untuk menjaga, memelihara dan melestarikan Kaldera Toba, berupaya memperbaiki ekosistem yang ada di sana, keindahannya dan tentu pembangunan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan,” kata Dikky.
Plt Kadis Kominfo Pemprov Sumut Porman Mahulae, mengatakan kegiatan ini merupakan kerja bersama dan kolaborasi yang kuat. Semua pihak perlu berkontribusi terutama kabupaten yang ada di kawasan Danau Toba.
“Ini perlu komitmen dan kerja keras kita bersama, berkolaborasi menjaga dan memelihara Toba Caldera UNESCO Global Geopark yang menjadi kebanggaan kita bersama,” kata Porman Mahulae.
Rapat finalisasi ini dihadiri langsung oleh OPD Pemprov Sumut dan OPD tujuh kabupaten kawasan Danau Toba secara virtual. Hadir juga Camat, Kepala Desa dari tujuh kabupaten Kawasan Danau Toba serta stakeholder terkait lainnya.(Rel)
PLN UP3 Padangsidimpuan perkuat sinergi dengan Polres Madina tingkatkan keamanan sistim kelistrikan bagi masyarakat
Mandailing Natal (Satu Nusantara News) - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padangsidimpuan terus memperkuat sinergi lintas kelembagaan...









