Medan (Satu Nusantara News) – Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Sumatera Utara menyalurkan bantuan bencana banjir dan tanah longsor ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga, sebagai bentuk kepedulian.
Ketua FKPAI Sumut Muhammad Rinaldi, Selasa (16/12) mengatakan, bahwa aksi ini merupakan bentuk nyata peran Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Apa yang kita lakukan ini adalah langkah besar Penyuluh Agama Islam Sumatera Utara terhadap tanggap bencana di Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Selatan. FKPAI Sumut siap bergerak dan hadir membantu masyarakat,” ucap Rinaldi.
Tim FKPAI Sumut dalam pengiriman bantuan ini dipimpin oleh Muhammad Rinaldi (Ketua FKPAI Sumut), dan didampingi oleh beberapa orang pengurus FKPAI lainnya yaitu M.Iqbal (Ketua FKPAI Medan), Armansyah Pasaribu (Ketua FKPAI Siantar) dan Sahala Gultom (Ketua FKPAI Toba)
Dari hasil penggalangan Donasi yang di mulai sejak 26 November sampai 9 Desember 2025 terkumpul dana Sebesar Rp 34.400.000. Donasi yang terkumpul berasal dari Penyuluh Agama Islam , Majelis Ta’lim Binaan Penyuluh, dan dari Masyarakat Umum. Selain itu terkumpul juga Pakaian Bekas Layak Pakai.
Bantuan yang disalurkan dari hasil donasi dialihkan dalam bentuk sembako seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, susu Ultra Child, bubuk teh, air mineral, roti kering, serta pakaian bekas layak pakai. Kemudian dipergunakan juga untuk biaya Transportasi Medan-Tapanuli Tengah – Sibolga.
Ketua FKPAI Sumut mengatakan, perjalanan Tim Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Sumut dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Kabupaten Tapteng dan Sibolga berlangsung penuh tantangan. Mobilisasi material bantuan menggunakan Truk Cold Diesel dan sebuah mobil Minibus harus menembus medan ekstrem, hujan deras sepanjang perjalanan, kemacetan parah, hingga kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah titik.
Rinaldi menyebutkan, jalur lintas menuju Sibolga, yang awalnya melalui Subulussalam Aceh Singkil berubah haluan setelah mendapatkan informasi dari beberapa driver Truk yang mengantarkan bantuan ke Sibolga. Akhirnya setelah berdiskusi saat beristirahat di Berastagi, diambil keputusan, jalan yang akan dilintasi melalui Dolok Sanggul, Pakat menuju Manduamas.
“Kami harus mengambil keputusan ini, mengingat jalur lintas Subulussalam Aceh singkil sangat jauh jarak tempuhnya. Bisa memakan waktu sampai 35 jam. Sementara dari lintas Pakat perkiraan hanya memakan waktu 15 jam. Jadi, sebenarnya kami ambil resiko besar untuk melintasi Kecamatan Pakat. Apapun risikonya kita siap,” ucap Rinaldi.
Sejak diberangkatkan dari Medan, tim FKPAI Sumut menghadapi hujan yang terus mengguyur sepanjang jalur lintas menuju Pantai Barat Sumatera Utara. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang dan licin, sehingga memperlambat laju kendaraan pengangkut bantuan.
Kemacetan panjang tak terhindarkan akibat banyaknya kendaraan yang tertahan di jalur sempit serta adanya titik-titik longsor di beberapa ruas jalan. Di sejumlah lokasi, tim harus menunggu berjam-jam hingga jalur dapat dilalui secara bergantian.Terutama di daerah jalur rawan longsor yaitu di Kecamatan Pakat.
Selain cuaca dan kondisi jalan, tim juga dihadapkan pada kelangkaan BBM. Beberapa SPBU di sepanjang jalur perjalanan dilaporkan kehabisan stok, memaksa tim mencari bahan bakar ke daerah yang lebih jauh dari jalur utama.
“Kondisi di lapangan sangat berat. Hujan terus turun, jalanan macet, bahkan beberapa titik tertutup longsor. BBM juga sulit didapat. Namun semua ini tidak menyurutkan semangat kami untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ketua FKPAI Sumut, menambahkan akibat berbagai kendala tersebut, jarak tempuh menuju Tapteng menjadi semakin panjang dan waktu perjalanan jauh melampaui perkiraan awal. Meski demikian, seluruh tim tetap berupaya menjaga keselamatan dan memastikan bantuan sampai dengan utuh ke lokasi terdampak bencana. (MN)
Wagub ajak PMNBI untuk terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam bangun Sumut
Medan (Satu Nusantara News) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara Surya mengajak Persatuan Masyarakat Nias Barat Indonesia (PMNBI) untuk terus...









