Medan (Satu Nusantara News) – Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Helvetia berhasil menangkap pembunuh pengusaha kelontong, N Bima Perangin-angin (82) yang melarikan diri di kawasan Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara
Petugas terpaksa menembak kaki pelaku, TK (28) warga Klambir V, Gang Abidin, Tanjung Gusta, Kecamatan Helvetia karena berusaha melakukan perlawanan saat hendak diamankan.
“Aksi pembunuhan ini terjadi pada 18 Maret 2024. Saat itu korban yang mengetahui rumahnya dimasuki maling mengajak saksi, Zulnepi Caniago untuk mengecek rumah korban,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun, dalam keterangannya kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Jumat (22/03).
Teddy menyebutkan korban pergi terlebih dahulu mengecek rumahnya. Tak lama kemudian saksi menyusul mengecek rumah korban. Tiba di rumah korban, saksi melihat pelaku menikami korban.
Saksi kemudian meneriaki maling. Mengetahui kehadiran saksi, pelaku kemudian mengejar saksi Zulnefi sambil mengacungkan pisau.
“Saksi yang ketakutan berlari memanggil warga lainnya. Namun mereka tak berkutik saat pelaku mengancam sambil berkata ‘kubunuh kalian’. Selanjutnya pelaku berlari melompat ke Sungai Sei Belawan dan akhirnya melarikan diri,” ucapnya.
Kapolrestabes mengatakan atas kejadian tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Dalam tempo dua hari tepatnya 20 Maret 2024, pelaku berhasil dilumpuhkan dalam pelariannya di kawasan Bah Jambi, Kabupaten Simalungun.
Modus pelaku membunuh korban, karena ketahuan mencuri, tersangka langsung menusuk korban dengan pisau sangkur.
“Karena perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 Subs 365 (3) KUHPidana tentang menghilangkan nyawa orang lain dan pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman di atas 15 tahun penjara,” kata Teddy.
Lapas Kelas I Medan gelar Apel Deklarasi Komitmen Bersama ciptakan situasi bersih peredaran narkoba dan telepon genggam
Medan (Satu Nusantara News) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan Apel Deklarasi Komitmen Bersama dalam menciptakan situasi yang...









