Toba (Satu Nusantara News) – Salah seorang Asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Prof. Jose Brilha merasa terkejut mendengar biaya berkunjung ke Geosite Taman Eden 100.
Menurut Prof Jose, untuk bisa menikmati pengalaman dan mengeksplirasi geosite ini layak dihargai 10 kali lipat dari harga saat ini.
Biaya berkunjung dan mengeksplor Geosite Taman Eden 100 saat ini untuk turis asing sekitar Rp 50.000. Dengan harga ini pengunjung bisa menikmati suasana hutan yang asri, pemandangan indah, konservasi anggrek, air terjun dan sungai, flora dan fauna langka, dan suguhan lainnya.
“Berkeliling di sini, mempelajari ini semua, menikmati sungai, air terjun, kita bisa meminta mereka 10 kali lipat (dari harga saat ini) dan itu masih tergolong murah bagi turis asing,” kata Jose Brilha usai meninjau Taman Eden 100, Kabupaten Toba untuk revalidasi UNESCO Global Geopark Kaldera Toba, Selasa (22/07).
Menurut pengelola geosite, Made Sirait, bahwa Taman Eden 100 mematok harga yang lebih murah untuk mengeksplor area seluas 40 Hektare ini, hanya Rp 30.000 per orang.
“Kita ingin lebih banyak masyarakat yang teredukasi, mengenal lebih dekat alam, flora dan fauna khas Danau Toba, dan kawasan ini terpelihara,” kata Made Sirait.
Bukan hanya harga berkunjung ke Taman Eden 100 yang membuat asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba terkesan. Jose Brilha dan rekannya Jeon Yongmun juga terkesan dengan makanan yang disuguhkan.
Saat mereka berkunjung ke Geosite Huta Ginjang, keduanya mencicipi makanan produk UMKM kawasan Danau Toba. Mereka mencoba ombus-ombus, keripik andaliman, kopi wine yang menjadi welcome drink di G20 serta makanan ringan lainnya.
“Selama di sini saya banyak makan, makanan yang diberikan enak-enak dan unik,” kata Dr. Jeon Yongmun yang juga dengan lahap menyantap mangga khas Danau Toba.
Selanjutnya di hari kedua tim asesor Geopark Kaldera Toba akan melanjutkan kunjungannya ke Kabupaten Samosir untuk meninjau Huta Sialagan, SMKN 1 Simanondo, Huta Raja dan Sigulati. Kemudian bergerak ke Kabupaten Karo untuk meninjau Simalem Resort, Air Terjun Sipisopiso, Tongging dan berakhir di Silalahi.(Diskominfo Sumut)
Wagub ajak PMNBI untuk terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam bangun Sumut
Medan (Satu Nusantara News) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara Surya mengajak Persatuan Masyarakat Nias Barat Indonesia (PMNBI) untuk terus...








