Medan (Satu Nusantara News) – Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Dr. Yendri Yanto Sitorus, SE, MM, bersama istrinya dr. Ramadhona Sihotang, M.Ked (Ped),Sp.A, mengajak jemaah haji yang tergabung di kelompok terbang (Kloter) 03 Debarkasi Medan, menikmati Nasi Mandi Biryani di sebuah hotel di Mekkah.
“Makan Nasi Biryani di tanah suci Mekkah, merupakan rasa syukur Bupati Labura kepada jemaah haji di Kloter 03 Debarkasi Medan,” ujar Sulaiman Nasir (70) jemaah haji asal Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, di Asrama Haji Medan, Minggu (15/06).
Ia menyebutkan, Nasi Mandi Biryani adalah salah satu makanan khas Arab yang populer di Timur Tengah, terutama di negara-negara seperti Arab Saudi, Yaman, dan Uni Emirat Arab. Hidangan ini terdiri atas nasi yang dimasak dengan rempah-rempah aromatik dan daging, biasanya daging kambing atau ayam.
“Proses memasaknya yang khas menggunakan teknik yang disebut “mandi,” di mana nasi dan daging dimasak dalam satu wadah besar di atas bara api, memberikan rasa yang dalam dan aroma yang menggugah selera,” ujarnya.
Sulaiman menambahkan, Nasi Mandi Biryani menggunakan campuran rempah-rempah seperti kapulaga, cengkeh, kayu manis, dan saffron yang memberikan rasa dan aroma yang khas.
“Kami merasa senang dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Labura yang telah mentraktir jemaah haji Kloter 03 Debarkasi Medan dengan Nasi Mandi Biryani,” kata Sulaiman.
Bupati Labura selesai tunaikan ibadah haji
Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Dr. Yendri Yanto Sitorus, SE, MM, bersama istrinya dr. Ramadhona Sihotang, M.Ked (Ped),Sp.A, yang tergabung di Kloter 03 Debarkasi Medan, telah selesai menunaikan ibadah haji dengan baik di tanah suci Mekkah.
Bupati Labura beserta istrinya kelihatan dengan wajah yang penuh ceria dan berseri-seri, saat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat, serta meraih predikat haji mabrur dan mabrurah.
Kloter 03 Debarkasi Medan tiba di tanah air dengan selamat, di Bandara Kualanamu Deli Serdang, Minggu (15/06) sekitar pukul 01.WIB dengan Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 3403.
Bupati Labura, Dr. Yendri Yanto Sitorus, ketika ditemui wartawan, sesaat akan melaksanakan Shalat Subuh di Masjid Namiroh Asrama Haji Medan, menceritakan pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya bersama istri yang tidak bisa dilupakan, saat melaksanakan Tawaf, Sa’i, pelaksanaan puncuk ibadah haji di Muzdalifah dan Mina (Armuzna) serta wukuf di Arafah, kota suci Mekkah.
Yendri Yanto, menjelaskan banyaknnya umat muslim yang melaksanakan ibadah haji mencapai jutaan orang di Mekkah terdiri atas berbagai negara.
“Namun, saya bersama istri dapat dimudahkan oleh Allah SWT dalam melaksanakan segala ibadah haji di Madinah dan Mekkah, serta tetap penuh semangat, sehingga kembali dalam keadaan sehat ke tanah air,” ujarnya.
Bupati Labura, menjelaskan ia bersama istrinya rajin berdoa sambil meneteskan air mata di depan Ka’bah Al Mukaramah dan memohon petunjuk dari Allah SWT, agar tetap diberikan kekuatan, kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan tugas yang diberikan negara dengan baik serta sukses dalam memimpin warganya di Kabupaten Labura.
Yendri Yanto, juga berpesan kepada warga masyarakat dan para pemuda di Kabupaten Labura, agar semakin banyak yang berniat untuk dapat melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.
“Semoga dengan melaksanakan ibadah haji ke Mekkah, dapat diberikan kemudahan oleh Allah SWT segala rezeki, cita-cita, dan kehidupan yang bahagia serta sejahtera,” kata Bupati Labura dengan penuh semangat.
Sementara itu Kasubbag Humas PPIH Debarkasi Medan,H. Mulia Banurea,S.Ag,M.Si, mengatakan jemaah haji Kloter 03 berjumlah 352 orang berasal dari Labuhanbatu Utara, Medan, Deli Serdang, Labuhanbatu, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Pakpak Bharat Asahan, Binjai dan Padanglawas.
Ia menyebutkan jemaah haji termuda atas nama Juanda Pradanabin Purwanto (18) nomor manifes 318, jemaah haji tertua Karmin Kasan Rajibin Kasan Raji (87) nomor manifes 262. Mutasi keluar dua orang atas nama Jasoaloon Pulungan nomor manifes 347 (masuk Kloter 01, dan Nurtapitta Siregar, nomor manifes 346 (masuk Kloter 01).
“Mutasi masuk satu orang atas nama Nur Zanah Hasibuan, nomor manifes 106 eks Kloter 04 nomor manifes 96,” kata Mulia Banurea.(MN).
Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumut kukuhkan Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan Pengungsi
Medan (Satu Nusantara News) - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, meresmikan Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan...









