Medan (Satu Nusantara News) – Sampai dengan kedatangan kelompok terbang (Kloter) 12 Debarkasi Medan, jemaah haji asal Sumatera Utara yang sudah kembali ke tanah air berjumlah 4.303 orang (51,53 persen) dan yang belum kembali berjumlah 4.039 orang (48,37 persen).
“Jumlah jemaah haji Kloter 12 sebanyak 360 orang, 268 orang berasal dari Kabupaten Batu Bara, 80 orang dari Kota Medan, lima orang dari Kabupaten Asahan, tiga orang petugas haji daerah, dan empat orang petugas haji dari pusat,” kata Kasubbag Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, H Mulia Banurea,S.Ag.M.Si, di Asrama Haji Medan, Rabu malam (26/06).
Ia menyebutkan, mutasi masuk satu orang atas nama Rasmi Kromo Pawiro nomor manifes 360 eks Kloter 22 nomor manifes 280.
“Jemaah haji termuda atas nama Muhammad Rhinaldi Abdillah Harun (23) nomor manifes 204 dari Kabupaten
Batu Bara, dan jemaah haji tertua Kemat Kasan Yahyo (86) nomor manifes 204 dari Kabupaten Batu Bara,” ucap Mulia Banurea.
Kloter 12 tiba di tanah air dengan selamat dengan Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 3412 di Bandara Kualanamu Deli Serdang, sekira pukul 20.51 WIB, 44 menit lebih awal dari jadwal.
Ketua PPIH Debarkasi Medan,H. Ahmad Qosbi bersama Bupati Batubara Baharuddin Siagian, menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 12 di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan.
Ahmad Qosbi, mengucapkan Ahlan wa sahlan, selamat datang selamat kembali ke tanah air kepada jemaah haji, semoga segala amal ibadah yang dilaksanakan di tanah suci diterima Allah SWT dan diampuni segala dosa.
“Alhamdulillah bapak dan ibu utuh pergi dan utuh juga pulang, semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah Swt, diberi kesehatan serta memperoleh haji mabrur,” ucapnya.
Ia mengingatkan jemaah haji agar memelihara kemabruran haji dengan menjaga sikap dan perilaku dengan membawa kenyamanan dan kedamaian di keluarga, di lingkungan tempat tinggal, di tempat kerja serta menjadi panutan bagi masyarakat.
“Atas nama panitia, Ketua PPIH Debarkasi Medan mengucapkan permohonan maaf kepada jemaah haji jika selama pelayanan keberangkatan dan pemulangan ada kesalahan dan kekhilafan,” kata Ketua PPIH Debarkasi Medan.(MN)









