Madina (Satu Nusantara News) – Sebanyak 388 jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 10 KNO yang berasal dari Kabupaten Mandailing Natal, Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Simalungun, melaksanakan Tawaf Wa’da di Mekkah, menjelang pulang ke Tanah Air.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian ibadah haji, sekaligus sebagai perpisahan dengan Tanah Suci. Jemaah haji Kloter 10 melaksanakan Tawaf Wada, Sabtu (21/06), pukul 07.15 hingga 09.45 Waktu Arab Saudi (WAS),” kata Ketua Kloter 10, Marhani Matondang, dalam keterangannya kepada PPIH Debarkasi Medan, Minggu (22/06).
Ia menyebutkan, Tawaf perpisahan yang dilakukan oleh jemaah sebagai ungkapan syukur dan tanda perpisahan dengan Ka’bah. Terlihat khusyuk dan penuh rasa syukur saat melaksanakan ibadah ini, diiringi doa dan harapan agar seluruh amal ibadah mereka diterima oleh Allah SWT.
Tawaf Wada’, atau tawaf perpisahan, dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas kesempatan melaksanakan ibadah haji karena tidak semua orang dapat melaksanakannya.
Ritual ini diwajibkan bagi setiap jemaah haji yang akan meninggalkan Kota Mekkah menuju Madinah atau langsung kembali ke negara asal.Seluruh jemaah melaksanakan Tawaf ini dengan tertib dan khusyuk di Masjidil Haram.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan menjalani Tawaf Wada’ dengan penuh semangat dan rasa haru. Ini merupakan momen spiritual yang sangat berkesan sebelum kami meninggalkan Makkah,” ujar Marhani Matondang
Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pendalaman spiritual jemaah sebelum kembali ke Tanah Air, membawa pengalaman berharga dari pelaksanaan ibadah haji.
Marhani juga menginformasikan bahwa jemaah Kloter 10 dijadwalkan akan berangkat dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pada Minggu, 22 Juni 2025, pukul 18.35 Waktu Arab Saudi. Jemaah diperkirakan akan tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Senin, 23 Juni 2025, pukul 08.10 Waktu Indonesia Bagian Barat.
Ia mengatakan, semua proses menjelang kepulangan berjalan lancar, termasuk penimbangan koper dan koordinasi logistik. Jemaah juga telah diingatkan untuk menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap prima saat perjalanan pulang.
“Para jemaah menutup perjalanan spiritual mereka di Tanah Suci dengan doa-doa terbaik untuk diri, keluarga, dan bangsa, serta berharap kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan membawa haji yang mabrur,” kata Ketua Kloter 10 KNO.(Rel)
Pemko Medan terus persiapkan jadi tuan rumah Rakernas XVIII APEKSI tahun 2026
Medan (Satu Nusantara News) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII...








