Tapanuli Selatan (Satu Nusantara News) – Aparat gabungan TNI jajaran Kodam I/Bukit Barisan bersama tim BNPB dan relawan membangun jembatan penyeberangan darurat bagi warga yang terisolir akibat banjir di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Upaya ini dilakukan setelah akses jembatan utama warga putus total akibat tingginya debit air sungai yang meluap dan merusak jalur penghubung.
Jembatan darurat tersebut dibuat Jumat (28/11) dengan memanfaatkan batang-batang kayu yang hanyut terbawa banjir dan kemudian disusun menjadi satu lintasan khusus untuk pejalan kaki. Meski tanpa struktur penopang permanen, jalur ini menjadi solusi cepat agar warga dapat kembali melintas dari Batang Toru menuju Sibolga maupun sebaliknya.
Proses penyusunan juga didukung alat berat excavator untuk mempercepat penataan material di lokasi.
Pembuatan jalur penyeberangan sementara ini turut mempercepat mobilitas bantuan logistik serta memudahkan evakuasi warga di titik-titik yang masih terdampak. Aparat gabungan bersama tim BNPB dan relawan bekerja sejak pagi untuk memastikan lintasan aman digunakan warga, sekaligus mengatur arus penyeberangan agar tetap tertib.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, mengatakan pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan langkah cepat jajaran TNI Kodam I/BB bersama BNPB dan relawan untuk memastikan warga tidak lagi terisolir dan bantuan dapat segera menjangkau wilayah terdampak.
Ia menegaskan Kodam I/BB tetap siaga dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah hingga kondisi kembali normal.(MN)
Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut gelar kegiatan pelatihan menembak bagi jajaran ASN di Batlyon Parako 463 Pasgat
Medan (Satu Nusantara News) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara menggelar kegiatan Pelatihan Menembak bagi jajaran Aparatur Sipil...









