Medan (Satu Nusantara News) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut), sampai saat ini masih terus memperhatikan masa depan atlet-atlet yang memiliki prestasi dengan meraih medali pada kegiatan PON XXI maupun SEA Games dengan cara mengusulkan mereka agar bisa diterima menjadi Prajurit TNI dan bekerja di Perbankan, serta institusi swasta lainnya.
“Kita tetap memperjuangkan para atlet yang berprestasi dan memiliki kemampuan fisik, mental baik ini bisa diterima bekerja dengan cara melobby serta memberikan rekomendasi dikeluarkan dari KONI Sumut,” kata Ketua Umum KONI Sumut Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar, menjawab pertanyaan wartawan, saat konferensi pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7).
Menurut Hatunggal, KONI Sumut juga telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada atlet yang berprestasi untuk masuk seleksi menjadi Prajurit TNI, alhamdulillah diantara mereka itu ada yang diterima.
Belum lama ini, Pengurus KONI Sumut ketika melaksanakan audensi dengan Pangdam I/Bukit Barisan, dan membicarakan agar atlet berprestasi yang bercita-cita ingin masuk menjadi Prajurit TNI, bisa diterima dan diperhatikan.
Pangdam I/BB menyambut baik, dan meminta kepada Pengurus KONI Sumut dapat mengirimkan nama-nama atlet yang berprestasi itu agar dapat diproses.
“Jadi, KONI Sumut tetap mengapresiasi atlet yang berprestasi dan tidak melupakan mereka, karena atlet ini juga telah mengharumkan nama baik Sumut pada kegiatan PON maupun SEA Games,” ujarnya.
Sebelumnya, KONI Sumut mengintensifkan pembinaan atlet melalui Program Pembinaan Intensif (PPI) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprovsu) 2026.Program tersebut menjadi bagian dari persiapan Sumut mempertahankan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.
“Porprovsu 2026 yang dijadwalkan berlangsung November mendatang menjadi salah satu agenda olahraga terbesar dalam satu periode kepengurusan KONI Sumut. Karena itu, pihaknya menargetkan prestasi atlet tidak jauh dari capaian Sumut pada PON XXI Aceh-Sumut 2024,” kata Ketua Umum KONI Sumut Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar,dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7).
Ia menyebutkan, saat ini KONI Sumut, sedang mempersiapkan event Pekan Olahraga Provinsi Sumut. Ini merupakan event terbesar sepanjang kepengurusan kami satu periode di KONI Sumut. Target prestasi atlet tentu tidak jauh dari prestasi yang telah kita raih pada penyelenggaraan PON XXI.
” KONI Sumut mulai melaksanakan PPI sejak Juni 2026. Program tersebut ditujukan bagi cabang olahraga (cabor) yang atletnya meraih medali emas, perak, atau perunggu pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 dan cabor tersebut kembali dipertandingkan pada PON XXII,” ucapnya.
Hatunggal menjelaskan, pada tahap awal, PPI melibatkan 131 atlet dari 18 cabor perorangan. Pembinaan dilakukan sejak dini untuk menjaga atlet potensial Sumut agar tetap membela daerahnya hingga persiapan menuju PON XXII.
“Harusnya memang semua cabor dilibatkan dalam PPI ini, namun karena keterbatasan anggaran maka kita masih pada cabor perorangan belum beregu, kita berupaya untuk membina dan menjaga agar atlet Sumut tidak pindah ke provinsi lain dan persiapan kita mulai sejak dini menuju PON XXII tahun 2028,” ujarnya.
Porprovsu 2026 direncanakan mempertandingkan 28 cabor. Sesuai hasil Rapat Kerja (Raker) KONI Sumut pada Desember 2025, salah satu syarat utama cabor dapat dipertandingkan dalam Porprovsu adalah memiliki sedikitnya 50 persen ditambah satu pengurus cabang (pengcab) dari seluruh kabupaten/kota di Sumut atau minimal 17 pengcab/pengkot.
KONI kabupaten/kota juga didorong untuk berpartisipasi dalam Porprovsu 2026. Hingga saat ini, KONI Sumut telah melantik 16 KONI kabupaten/kota, termasuk KONI Nias Utara dan Nias Barat.
“Kenapa kita fokus juga ke kabupaten Nias, karena kita ingin menjemput atlet yang sekecil apapun potensinya agar bisa ikut dalam Porprovsu ini. di Nias kami juga melaksanakan PPI, ada atlet namanya Kevin yang berhasil meraih perak di ajang SEA Games,” kata Hatunggal.
Selain pembinaan, perhatian terhadap atlet berprestasi juga terus diperkuat melalui pemberian penghargaan. Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dinilai serius memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet, termasuk melalui pemberian tali asih kepada atlet Sumut yang berprestasi di ajang SEA Games.
“Sumut ini bisa dikatakan seperti di atas angin olahraganya, satu sisi perhatian Gubsu tinggi untuk pembinaan dan reward terhadap atlet, kedua Sumut meraih peringkat empat dalam PON XXI Aceh Sumut lalu, ketiga dalam ajang SEA Games dari 35 atlet Sumut yang ikut serta 30 atlet meraih medali,” kata Hatunggal.
Hatunggal menambahkan, KONI Sumut juga terus menggelar berbagai event olahraga setiap bulan sebagai bagian dari upaya menyosialisasikan Porprovsu 2026 kepada masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan mempertahankan capaian Sumut pada PON XXII.
“Kita akan berupaya untuk mempertahankan prestasi pada PON XXII yang dari hasil Rakor KONI akan digelar di NTT-NTB ditambah tuan rumah penyangga DKI Jakarta. Kita akan pertahankan prestasi pada PON XXII yang dari hasil Rakor KONI akan digelar di NTT-NTB ditambah tuan rumah penyangga DKI Jakarta.Kita akan pertahankan prestas minimal jika tidak bisa 100 persen dari PON XXI, tetapi tidak jauh dari situ,karena memang adacabor unggulan kita yang tidak dipertandingkan dalam PON XII nanti,” ujarnya.(MN)
Kadispora Sumut takjub saksikan penampilan PSMS kalahkan Persiku 6-0
Medan (Satu Nusantara News)- Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) M Mahfullah Daulay mengaku takjub menyaksikan...









