Medan (Satu Nusantara News) – Sejak lebih satu abad Pulau Pinang, dikenal sebagai rumah dan pembuat minyak wangi yang tertua di Malaysia, dan diperkenalkan kepada pengunjung pada area Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun 2026.
“Pulau Pinang dikenal sebagai penghasil, peracit campuran minyak wangi, minyak pati, bakhoor, dan oud, di Syarikat S.M Badjenid & Son di Jalan Chulia George Town,” ujar Pejabat Setia Usaha Kerajaan Negeri Pulau Pinang, Safi Hakemi bin Azhar, dalam memperkenalkan kepada pengunjung di area PRSU Medan, Kamis (23/7).
Menurut Safi Hakemi, minyak wangi diproduksi di Pulau Pinang adalah halal dan harum, sangat dikenal pengunjung dan wisatawan berada di negeri tersebut.
“Minyak wangi ‘eau de toilettes’ yang dibuat dari minyak semula jadi dan wanginya benar-benar bebas alkohol,” kata Safi Hakemi.
Ia mengatakan, selain itu, Pulau Pinang juga dikenal sebagai pusat dan perkumpulan musik Wak Long yang didirikan pada tahun 2000, yang memiliki peranan penting dalam memelihara budaya dan warisan musik tradisional masyarakat Melayu di negeri ini.
“Sebagai satu-satunya perkumpulan persembahan tradisional Melayu di Pulau Pinang.Perkumpulan ini memilki lebih dari 20 orang pemusik dan penari tradisional yang mahir dalam persembahan tarian dan musuk tradisional, seperti Inang, Joget, Musik Gamelan, Dikir Barat, dan banyak lagi,” ucapya.
Safi Hakemi, menjelaskan bahwa Pulau Pinang juga dikenal persembahan tradisi menggunakan patung kulit atau ‘wayang kulit’ yang diperkenalkan seorang Tok Dalang Mohd Jufry di negeri itu.
Pengunjung boleh ikut dan mempelajari seni ukiran watak wayang kulit tradisional dari kulit kambing serta cara membuat persembahan diiringi musik tradisional.
“Sejak enam tahun lalu, Tok Dalang telah berguru dengan datoknya juga seorang Tok Dalang yang mahir wayang kulit,” katanya.
Sebelum nya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendukung keikutsertaan Pulau Pinang, Malaysia di Pekan Raya Sumut (PRSU) ke-50 tahun 2026, dan sekaligus mempererat hubungan kerja sama yang telah lama terjalin.
Hal tersebut dikatakan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, saat meninjau Paviliun Pulau Pinang, Malaysia, di arena PRSU Medan, Senin malam (20/7).
Dalam kunjungan itu, Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap disambut Timbalan Setiausaha Kerajaan Negeri Pulau Pinang, Tuan Muhammad Ghopran bin Yeop Hamzah.
Ia menjelaskan, selama penyelenggaraan PRSU 2026, Pulau Pinang mempromosikan sektor pelancongan (pariwisata), layanan kesehatan, serta berbagai produk usaha lokal seb agai upaya memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat Sumut.
Paviliun Pulau Pinang menghadirkan beragam kuliner khas yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Malaysia, khususnya Pulau Pinang yang dikenal sebagai titik pertemuan berbagai etnis dan pedagang dari berbagai negara. Pengunjung dapat mengenal sekaligus mencicipi aneka hidangan, seperti nasi kandar, nasi udang, mi Jawa, roti Benggali, char kuey teow, oh chien, pasembor, kerabu bihun, mi soto, hingga roti canai.
Selain kuliner, paviliun tersebut juga menampilkan berbagai produk unggulan usaha lokal, mulai dari oleh-oleh khas, minuman tradisional seperti mocha drink, herbal tradisional, hingga produk perlindungan tanaman yang ramah lingkungan.
Sulaiman Harahap juga meninjau berbagai produk unggulan, potensi investasi, promosi pariwisata, layanan kesehatan, serta kekayaan budaya yang dipamerkan di Paviliun Pulau Pinang. Pada kesempatan itu, ia berdialog dengan perwakilan Pemerintah Negeri Pulau Pinang mengenai berbagai peluang pengembangan kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua wilayah.
“Partisipasi Pulau Pinang di PRSU diharapkan semakin memperkuat hubungan yang telah terbangun, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan,” ujar Sulaiman Harahap.
Usai meninjau seluruh stan, Sulaiman Harahap beserta rombongan menikmati hidangan tradisional khas Malaysia serta menyaksikan secara langsung atraksi pembuatan roti canai di PRSU tersebut.(MN)
Wali kota Medan berangkatkan 10 pelajar ke Ipoh Malaysia
Medan (Satu Nusantara News) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberangkatkan 10 pelajar dari empat sekolah untuk...









