Medan (Satu Nusantara News) – Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd, mengatakan pimpinan terus mendorong agar secara periodik dan cepat, semua Program Studi di Unimed harus terakreditasi Unggul dan Internasional.
“Menuju tercapainya visi Unimed menjadi Universitas yang unggul dalam bidang pendidikan, rekayasa industri dan budaya,” ucap Prof Baharuddin, dalam sambutannya ketika mewisuda 744 wisudawan di Gedung Auditorium Unimed, Rabu (21/05).
Sebanyak 744 wisudawan, yang berasal dari 4 Lulusan Program Pascasarjana, 133 Lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan,
96 Lulusan Fakultas Bahasa dan Seni, 70 Lulusan Fakultas Ilmu Sosial, 143 Lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 150 Lulusan Fakultas Teknik, 83 Lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan, 65 Lulusan Fakultas Ekonomi.
Rektor menyebutkan, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi baru saja meluncurkan Program Baru “Diktisaintek Berdampak”, sebagai arah baru kebijakan Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Indonesia. Program ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sains dan teknologi.
Program Diktisaintek Berdampak merupakan langkah strategis dan transformatif yang dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan nasional dan mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Pendidikan Tinggi tidak hanya berperan sebagai penyedia ilmu pengetahuan, tetapi harus mampu sebagai penggerak utama perubahan sosial dan ekonomi bangsa.
“Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, memegang peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kita perlu membangun sistem pendidikan tinggi yang berkeadilan, relevan, dan berdampak. Transformasi ini harus mampu membuka akses seluas mungkin dengan kualitas yang setara di seluruh Indonesia,” katanya.
Prof Baharuddin menambahkan, Diktisaintek Berdampak adalah gerakan nasional yang berakar pada semangat kolaborasi untuk mewujudkan harapan dan cita-cita bangsa dalam menjawab semua permasalahan bangsa dan masyarakat.
Seluruh aktivitas pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, tidak hanya menghasilkan output akademik, akan tetapi juga output yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program baru ini diharapkan menjadi penggerak semangat baru agar pendidikan tinggi dapat bergandengan tangan dengan pemerintah daerah, industri, masyarakat, dan UMKM, berkolaborasi mendorong terjadinya kemajuan-kemajuan sehingga kampus bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di masyarakat,” katanya.
Rektor juga menyampaikan beberapa hal kepada para wisudawan, bahwa apapun gelar akademik yang saudara sandang, tentu saja membawa suatu kebahagian, kebanggaan, dan tanggung jawab tersendiri bagi saudara.
Ia berpesan jagalah nama baik almamater (Unimed) yang telah membina dan membesarkan saudara. Tampilkan diri saudara sebagai insan lulusan Unimed yang menjadi seorang pembelajar yang tangguh, lincah dan tangkas. Yaitu kemampuan bagi mereka yang selalu mencari pengetahuan baru, terus meningkatkan diri, serta beradaptasi pada perubahan.
Tetap jalin komunikasi dan silaturahim dengan Unimed sebagai almamater saudara dan sesama alumni dimanapun saudara berada, melalui Ikatan Alumni Universitas Negeri Medan.Berikan kontribusi kepada Unimed berupa masukan, kritik-konstruktif, dan ide kreatif- solutif dalam rangka meningkatkan kualitas almamater yang harus selalu dibanggakan, bukan sebaliknya membangun opini yang dapat merendahkan citra Unimed di masyarakat;
“Bekerja dengan tulus ikhlas dengan tetap menjaga wibawa dan martabat insan akademis khususnya sebagai keluarga besar Unimed,” kata Rektor Unimed. (MN)
Pemprov Sumut bersama pihak SMAN 5 Pematangsiantar sepakat tempuh relokasi lahan sebagai solusi sengketa yang dihadapi
Pematangsiantar (Satu Nusantara News) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama pihak SMA Negeri 5 Pematangsiantar sepakat menempuh relokasi lahan...









