Medan (Satu Nusantara News) – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan skrining HIV dan pelayanan pengobatan penyakit tidak menular bagi warga binaan yang bekerjasama dengan Puskesmas Helvetia dan LSM Medan Plus sebagai mitra kesehatan.
Di Klinik Rutan Kelas I Medan, Jumat (06/12) sebanyak 58 warga binaan mendapatkan pelayanan pengobatan penyakit tidak menular seperti pengecekan kolesterol, asam urat dan kadar gula dalam darah, juga skrining Slot Games
Skrining ini dilakukan dengan metode rapid test. “Sebanyak 58 warga binaan mengikuti skrining ini dengan metode rapid test yaitu meletakkan sampel darah pasien ke dalam alat tes HIV yang terdapat antigen HIV. Tes ini dapat selesai dengan cepat,” ujar Dr.M.Sakti Siregar, M.Kes selaku koordinator kegiatan.
“Skrining HIV ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeteksi dini HIV yang menyasar kelompok beresiko tinggi salah satunya yaitu warga binaan yang berada di dalam Lapas maupun Rutan,” kata Sakti Siregar
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Medan, Alanta Imanuel Ketaren, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Rutan Medan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal terhadap warga binaan. “Kami pastikan warga binaan mendapatkan hak kesehatan yang layak, termasuk dalam deteksi dini penyakit HIV. Dengan deteksi dini kami dapat memberikan langkah dan intervensi yang tepat untuk mencegah penyebaran dan perbaikan kualitas hidup warga binaan,” ucap Alanta.
Gubernur fokuskan arah pembangunan daerah pada enam basis di Musrenbang RKPD Sumut 2027
Medan (Satu Nusantara News) - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memfokuskan arah pembangunan daerah pada enam basis utama...









