Mekkah (Satu Nusantara News) – Ustad Yasir Tanjung mengingatkan agar seluruh jemaah untuk saling meresapi makna haji yang sesungguhnya termasuk implementasinya dalam kehidupan sehari-hari dimana sejatinya seorang muslim meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW.
“Bagaimana seorang anak harus menghormati orang tuanya meski beda Aqidah,” ucap Yasir, dalam tausiahnya kepada jemaah Haji Kloter 04 KNO Medan, di Masjid Hotel Ghida Sisya, Mekkah, Sabtu (22/06).
Yasir juga Ketua FKUB Kota Medan menceritakan kisah Ramlah dan ayahnya Abu Sufyan dimana Rasulullah sangat menghormati Abu Sufyan yang beda agama dengan anaknya Ramlah yang sebelumnya membenci Rasulullah dan anaknya.
“Islam juga mengajarkan agar saling menghormati sesama, saling memaafkan jika ada kesalahan bahkan satu kloter sekalipun yang tidak saling menegur agar saling menegur,” ucap Yasir.
Sementara itu, Ketua Kloter 04 KNO Medan Abdullah Amin Hasibuan mengatakan, jemaah haji Kloter 04 KNO dijadwalkan bertolak dari Mekkah menuju Madinah, Selasa (25/06) kemudian transit di Madinah selama 15 jam lalu esok harinya Rabu (26/06) akan bertolak ke Bandara Madinah. Insya Allah akan tiba di Bandara Kualanamu, Kamis (27/06).
“Alhamdulillah seluruh jemaah telah melaksanakan Tawaf Ifadah, sesuai jadwal akan melakukan penimbangan koper bagasi pada hari Minggu (23/06) dan dihimbau untuk tidak membawa air zam -zam dalam bentuk kemasan apapun sebab telah disediakan oleh pemerintah nanti setelah sampai di Asrama Haji Medan,” jelasnya.
Abdullah menambahkan, sampai hari ini, Sabtu (22/06) Alhamdulillah jemaah haji 04 KNO masih lengkap dan dalam keadaan sehat.
“Kita berdoa semoga para jemaah haji sampai dengan selamat kembali ke tanah air, seperti saat berangkat dari Indonesia,” katanya.
Kantor Imigrasi Belawan perkuat komitmen hadirkan pelayanan publik melalui kolaborasi Ombudsman Sumut
Medan (Satu Nusantara News) - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima melalui...









