Medan (Satu Nusantara News) – Wali kota Medan Rico Waas, mengatakan kehadiran Pesantren Tahfidz Allahu Ahad membawa angin segar bagi generasi Muslim dimasa depan.
“Kehadiran Pesantren Allahu Ahad bukan hanya tempat pendidikan agama, tetapi juga menjadi pusat pembinaan akhlak, moral dan cahaya ilmu yang akan menerangi generasi kita dimasa depan”, ucap Rico Waas, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr.Adlan, saat meresmikan Pesantren Tahfidz Allahu Ahad dan Musholla Allahu Ahad di Kompleks Perumahan IDI Raya, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Jumat (05/09).
Dalam acara peresmian tersebut, Wali kota Medan diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Dr. Adlan.
Pesantren Tahfidz Allahu Ahad dibangun oleh keluarga almarhum Prof.Dr.dr.Marwali Harahap dengan arsitektur modern. Memiliki ruang belajar, asrama dan satu Musholla. Khusus diwakafkan kepada Yayasan Ibnu Mas’ud pimpinan Ustadz Firmansyah Waruwu MA untuk dikelola dan dikembangkan.
Selain menghafal Al- Qur’an, Pesantren ini juga mendidik santrinya memahami isi kandungan Al- Qur’an, bisa membaca kitab kuning, dan bisa berbahasa Arab dan Inggris.
Acara yang dirangkai dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, berlangsung khidmat dihadiri para Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, ratusan anggota Pengajian Kaum ibu Kota Medan Sumatera Utara dan anak-anak yatim.
Rico Waas, mengatakan Pemko Medan senantiasa memberi perhatian dibidang pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan.
“Kami menyadari bahwa pembangunan fisik tanpa diimbangi pendidikan ilmu agama dan akhlak, tidak akan melahirkan masyarakat yang beradab. Keberadaan Pesantren Tahfidz Allahu Ahad ini adalah langkah penting dalam pendidikan generasi Qur’an, generasi yang bukan hanya cerdas secara kontekstual, tetapi juga kokoh dalam iman santun dalam akhlak serta kuat dalam prinsip kebangsaan”, ujarnya.
Rico Waas berharap Pesantren Tahfidz Allahu Ahad akan menjadi pusat peradaban Islam di lingkungan ini khususnya Kota Medan tercinta.
Salah seorang ahli waris keluarga Alm. Prof. Marwali Harahap, Dr. Eva Miranda, mengungkapkan empat bulan sebelum ayahandanya berpulang (September 2013) berpesan untuk mendirikan satu masjid sebagai rumah di syurga. Namun dengan rentang waktu cukup lama baru sekarang niatnya terwujud.
“Saat niat mendirikan masjid akan dilaksanakan ternyata masyarakat sekitar telah membangunnya, karenanya saran warga agar mendirikan pesantren Allahu Ahad beserta fasilitas Musholla, walaupun butuh waktu lama, namun berkat bantuan semua pihak bisa terwujud”, ucapnya.
Eva Miranda menyebutkan, peletakan batu pertama Pesantren Tahfiz Allahu Ahad ini dilakukan tanggal 19 Januari 2025. Dan telah diwakafkan di depan Ketua KUA Kota Medan tanggal 4 September 2025 ditujukan kepada Yayasan Ibnu Mas’ud bin Ahmad Abbas pimpinan Ustadz Firmansyah Waruwu MA.
Ustadz Firmansyah Waruwu, menjelaskan bahwa Pesantren Tahfidz Allahu Ahad berdiri di atas tanah seluas lebih kurang 800 M2, di Simalingkar B Kompleks IDI Raya. Terdiri atas bangunan tiga ruang kelas, asrama dua tingkat, dan satu Musholla.
“Mudah-mudahan Tahfidz Mah’ad Pondok Pesantren Allahu Ahad, Insya Allah akan melahirkan anak-anak didik yang hafidz Qur’an dan paham membaca kitab-kitab kuning, bisa berbahasa Arab dan Inggris”, katanya.
Firmansyah menyebutkan, di pesantren ini juga mempelajari pelajaran bidang formal dengan ijazah formal setingkat SMP IT (Islam Terpadu) dan para santri tinggal di asrama.
Ia mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk mengembangkan pesantren tahfidz ini, karena saat ini masih memiliki tempat yang terbatas dimana hanya menerima 30 santri laki-laki per tahunnya.
“Kami juga masih menerima bantuan wakaf, infak kaum muslimin/muslimat dimanapun berada dan bersama-sama membangun manusia Qur’ani”,” kata n Ketua Yayasan Ibnu Mas’ud sekaligus Nazir Pesantren Tahfidz Allahu Ahad.(Rel)
BPDSM Sumut dorong peningkatan kompetensi ASN melalui penjajakan kerja sama dengan Singapura
Medan (Satu Nusanara News) - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumatera Utara, selain menghadirkan sistem pembelajaran digital, juga terus...









