Tapanuli Tengah (Satu Nusantara News) – Batalyon Zeni Tempur 1/DD (Yonzipur 1/DD) mengerahkan personel, kendaraan taktis, dan alat berat untuk mempercepat pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor di jalur utama Tarutung – Adiankoting– Sibolga, terus dilakukan secara intensif oleh TNI, dalam hal ini Kodam I/BB bersama sejumlah instansi.
Operasi militer selain perang (OMSP) ini dipimpin langsung oleh Danyonzipur 1/DD Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo.
Letkol Czi Andri, dalam keterangannya di lokasi, Kamis (27/11) menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan 36 personel dengan dukungan sejumlah kendaraan dan perlengkapan logistik.
“Kami mengerahkan satu unit excavator, satu unit trado, serta beberapa kendaraan pendukung untuk mempercepat pembersihan. Prioritas kami adalah membuka akses Tarutung–Sibolga secepat mungkin untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pasukan yang membawa logistik operasional juga dilengkapi peralatan manual seperti cangkul dan sekop untuk membantu personel bekerja di area yang tidak dapat dijangkau alat berat.
Longsor terparah terjadi di titik Lubu Pinang, sekitar 17 km dari Kota Tarutung. Yonzipur 1/DD bekerja bersama dengan BBPJN, Pomdam I/BB, Koramil, Kodim, serta Kepolisian dalam pembersihan material longsor.
“Kami bekerja terpadu dengan BBPJN yang mengerahkan enam unit alat berat tambahan. Sinergi ini penting agar jalur vital ini segera normal kembali,” kata Letkol Czi Andri.
Hingga Kamis sore, pembersihan jalur di sektor Adiankoting telah mencapai area Koramil 23/Adiankoting. Akses jalan mulai terbuka secara bertahap meskipun masih terbatas.
“Kondisi di lapangan cukup menantang karena volume tanah yang besar dan kondisi kontur yang labil. Namun seluruh tim bekerja tanpa henti untuk memastikan masyarakat dapat kembali melintas dengan aman,” katanya.
Danyonzipur 1/DD menegaskan kesiapan pasukannya untuk bekerja hingga jalur benar-benar aman dilalui.
“Kami tidak akan meninggalkan lokasi sebelum akses masyarakat kembali pulih total. Ini bentuk pengabdian kami kepada bangsa dan negara,” ucap Letkol Czi Andri.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, turut meninjau langsung lokasi longsor untuk memastikan percepatan penanganan berjalan optimal. Kunjungan ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh unsur yang terlibat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri beberapa pejabat daerah, antara lain, Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, Danpomdam I/BB Kolonel Cpm Henry S.P. Simanjuntak, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak.(MN).
Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut gelar kegiatan pelatihan menembak bagi jajaran ASN di Batlyon Parako 463 Pasgat
Medan (Satu Nusantara News) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara menggelar kegiatan Pelatihan Menembak bagi jajaran Aparatur Sipil...









